November 2015 ~ Notepedia2

Wednesday, November 4, 2015

Sejarah Perkembangan typografi Bagian 3
Ada baiknya membaca artikel sebelumnya mengenai sejarah  perkembangan typografi bagian 1 dan bagian 2  agar lebih memahami dan mengerti sebuah proses pembentukan typografi , dan kali ini penulis akan melanjutkan kembali pembahasan yang sebelumnya.
Karena pembahasan perkembangan typografi sangat panjang maka penulis akan membuat deretan waktu yang berupa tahun dan juga penjelasan singkatnya.

Tahun 1765

Pada tahun itu Pengunaan Huruf bukan menjadi media bacaan saja  huruf menjadi sebuah media informasi visual yang di bentuk sedemikian rupa agar tampak lebih menarik. Hal itu terjadi di karenakan dimulai sebuah era revolusi industry.

revolusi industry

Tahun 1784

Firmin Didot di Prancis meciptakan typeface dengan kontras ekstrim sangat tipis dan angle of stress vertikal, tidak lama setelah itu  Gianbasttista Bodoni medesain typeface dengan gaya cederung sama huruf ini bisa dikenalin hingga sekarang dengan  font bodoni family.

bodoni

Tahun 1796

Penemuan teknik cetak Lithography oleh aloys scenefelder yang makin membuka keleluasaan bagi desainer untuk memproduksi gambar dan teks sekaligus.


lithography

Tahun 1810

Pada tahun ini munculnya typeface khusus display yang biasanya dingunakan untuk media iklan pada papan reklame yang dibuat secara manual mengunakan lukisan tangan ( lettering).

Tahun 1816

Pada tahun itu di diperkenalkan huruf sans serif  oleh sebuah perusaan huruf  Caslon foundry sebagai variasi dari typeface display , sans serif saat ini sering disebut juga dengan nama font Doric,Grotesque,Gothic,Sans Surryph.

Grotesque

Tahun 1829

Penemuan mesin ketik ditemukan oleh William Autin di Amerika dan juga untuk pertama kalinya tulisan monospanced ada, sejak penemuan mesin ini kebutuhan menulis sebuah huruf pun menjadi mudah.

Tahun 1838

Selang bebeberapa tahun Mesin Ketik semakin berkembang , Davide Bruce jr. menemukan mesin type-casting mesin itu mampu menyusun teks 10 kali lebih cepat dibandingkan dengan cara manual. Dalam perkembanganya ada dua mesin yang merajai  pasaran sama sekitar tahun 1950, yaitu Linotype ditemukan oleh seorang mekanik jerman Ottmar Mergenthaler Penemu Monotype adalah seorang amerika Tolbert Lanston.

Tahun 1875

Pada tahun itu tulisan mulai di pengaruhin oleh gaya desain yang lagi tren semasa itu yaitu Arts & Crafts movement yang diawalin oleh William morris  inggris. Gerakan ini sebagai perlawanan terhadap sebuah arus Industrialilasi pada masa itu yang menganggungkan-agungkan mekanisasi /buatan mesin. Konsep Morris menekankan pada keterampilan individu dan kualitas seni yang tinggi dalam berbagai bidang keahlin dan kerajinan termasuk tipografi.

Tahun 1883

Gaya baru dalam design muncul dengan denama gerakan gaya Art Nouveau yang melanjutkan Arts & Crafts Movement , dengan konesp yang hapir sama . bentuk gambar dan tipografi sangat organic dengan komposisi asimetris.

Art Nouveau


Nah berikut itu adalah penjelasan seingkat mengenai sejarah perkembangan typografi sebenarnya masih ada lanjutanya pada Sejarah Perkembangan Typografi bagian 4 yang dimana banyak gerakan gaya desain yang bermunculan sehingga pengembangan typografi ikut turut sejalan dalam pengembangan tersebut.

Sejarah Perkembangan typografi Bagian 1
Sejarah Perkembangan typografi Bagian 2
Sejarah Perkembangan typografi Bagian 3

Sumber :
Rustan , Surianto  , Huruf font typogrfi, Jakarta, Indonesia : 2014

Wikipedia.org


Monday, November 2, 2015

Sejarah Perkembangan Typografi Bagian 2
Berikut ini adalah artikel kelanjutan dari artikel sebelumnya dengan judul yang sama sejarah perkembangan typografi bagian 1 , ada baiknya kamu membaca artikel sebelumnya agar lebih memahami urutan proses perkembangan  typografi.

Pada penjelasan sebelumnya tulisan sudah ditemukan  berupa huruf kecil (lowercase) dan huruf besar (uppercase)  dan pada abad 500-700 , pengunaan huruf besar dan kecil dijadikan satu dalam sebuah teks , penulisan teks tersebut mengunakan tulisan Celtic Half Uncial sebagai huruf kecilnya dan huruf latin traditional sebagai huruf besarnya , bentuk huruf itu dikenal dengan nama Carolingian.

Pada tahun 1200-an di Eropa adalah awal penemuan penulisan Bold atau Black (Penulisan Tebal ) yang dikenal dengan sebutan Black letter  hal ini di karenakan untuk menghemat media tulis parchment / perkamen. Bentuk  hurufnya sempit , tinggi-tinggi , berkesan berat,kaku,bersegi-segi. Makin sempit bentuk huruf,makin ekonomis, sehingga satu halaman kitab bisa memuat lebih banyak naskah.

Penulisan semakin berkembang sehingga di italia dan eropa bagian selatan pada abad 14 muncul tulisan White letter yang bentuknya bertolak belakang dengan black letter , berkesan ringan , lebih bulat-bulat dan ornamennya sedikit yang bisa jadi penemuan awal bentuk tulisan Regular.

Sejalan dimulainya era Renaissance pada abad 14 dan 15, sistem percetakan moveable type yang dikembangkan oleh Johann Guntenbergh sekitar tahun  1450-an di jerman. sejak zaman itulah pengembangan  bentuk tulisan mulai dikembangkan ,Bentuk huruf semakin bervariasi sejak Nicolas Jenson pada 1470 menciptakan Typeface berdasarkan bentuk tulisan White letter jenis huruf ini kini disebut humanist karena desainnya sangat natural, menyerupai tulisan tangan manusia. Lalu pada tahun 1500-an muncul gaya Old style yang menjadi standart di Eropa dan disekitarnya, Desainer yang mempopulerkannya adalah Geofroy Tory dan Cloude Garamond.Garamond mendesain typeface lalu menjualnya pada pihak penjual huruf seluruh Eropa sehingga menjadi Typeface Faundry Independen pertama di dunia. Pada sekitar tahun yang sama ada awal penemuan penulisan bentuk italic pertama  yang di buat oleh Franscesco Griffo  yang di tugaskan oleh Aldus Manutius , seorang  pencetak dan penerbit untuk mencari alternative penganti style roman yang di anggap telalu boros tempat. Italic pertama ini adalah sebuah typeface  tersendiri yang didasarkan dari bentuk tulisan tangan , bukan varian jenis huruf roman yang ada.

Pada tahun 1720 di Inggris Wiliam Caslon membuka typeface faundry yaitu adalah sebuah jasa pembuatan sebuah huruf . pada masa kejayaan inggris di masa itu membuat desain-desain hurufnya menjadi sebuah standart di seluruh dunia.Tahun 1757 John Barkerville mengembangkan desain typeface yang bergaya traditional.

Pada artikel berikutnya penulis akan mejelaskan mengenai sejarah perkembangan typografi bagian 3 , pada masa itu adalah masa dimana sebuah huruf dijadikan sebuah desain visual. sebelum itu  berikut ini adalah Gambaran urutan yang disesuaikan dengan penjelasan atas.nndwn


Sumber :
Rustan , Surianto  , Huruf font typogrfi, Jakarta, Indonesia : 2014
Wikipedia.org

Sunday, November 1, 2015

Sejarah Perkembangan Typografi
Sebuah typografi berhubungan sama dengan sebuah komunikasi yang berupa huruf ,hal ini sudah di lakukan oleh manusia  sejak dari 25.000 tahun S.M pada sebuah dinding dalam sebuah gua yang berupa pictogram berupa gambaran hewan atau object  tumbuhan dan benda lainnya.  Hingga 3200  tahun S.M  di temukan sebuah sistem tulisan pertama yang dibuat oleh orang-orang sumeria yang dinamakan tulisan cuneiform lalu di tempat berbeda orang-orang mesir mengembangkan hieroglyph sekitar tahun 3000 S.M yang berbentuk pictogram dan semakin lama berkembang dari ideogram (symbol) menjadi phonogram (bunyi).lalu di tempat yang berbeda sekitar tahun 1800 S.M muncul sebuah aksara cina yang berupa ideogram yang di buat pada media tulang atau di tulis pada sebuah benda.

Sistem tulisan semakin berkembang namun perkembangan sebuah tulisan tidak berkembang dengan sendirinya hal ini di pengaruhin tempat dan lokasi tertentu pada sebuah wilayah sehingga  bentuk tulisan selalu tampak berbeda dan banyak karakternya hingga bisa menjadi ribuan karakter tulisan,namun pencetus karakter tulisan  dibuat oleh orang-orang Phoenicia menyederhanakan dan membakukan alphabet dengan hanya mengunakan 22 karakter  dan menyebar luas di sekitar laut mediterania pada tahun 1500 S.M. lalu bangsa yunani kurang lebih tahun 800 S.M mulai mengadopsi alphabet Phoenician lalu dikembangkan  memiliki 5 konsonannya diubah menjadi huruf hidup yaitu alpha , epsilon,iota,omicron,dan upsilon ( yang disederhanakan  sampai sekarang menjadi A,I,U,E,O).

Hingga bangsa romawi menguasai yunani pada tahun 165 S.M , dan bentuk tulisan semakin berkembang. Hingga muncul huruf baru yunani, yaitu huruf  uncial pada sekitar tahun 300. Uncial lebih mudah dan lebih cepat di tulis, karena strokenya lebih sedikit dan bentuknya lebih membulat di bandingkan dengan huruf  yunani awal.

Tulisan menjadi sebuah kebutuhan sehingga sekitar abad 5 di eropa mulai di buat kitab-kitab suci yang di tulis dengan tangan, digambar dan dihias dengan indah. Dan pada akhir abad 6 half uncial mulai popular khususnya di irlandia. Half uncial lebih ekonomis karena huruf-hurufnya lebih kecil dan lebih legible karena jarak antar katanya diatur rapi. Jenis tulisan ini dipercayakan menjadi awal mula lowercase atau huruf kecil dan ascender dan descender-nya.

Perkembangan sebuah tulisan membutuhkan sebuah proses  sangat lama dan hingga  menjadi bentuknya seperti sekarang dan sangat panjang untuk di diterangkan maka karena penulis mengurutkan menjadi 3 bagian . Dan  pada halaman berikutnya penulis akan menjelaskan kembali  sejarah perkembangan typografi bagian 2 yang dimana tulisan latin sudah menjadi populer dan dingunakan seluruh dunia. Nndwn

dan berikut ini adalah gambaran urutan  sesuai penjelasan diatas


Sejarah Perkembangan Typografi-notepedia