Notepedia2: Teknik Teori Desain

Tuesday, September 13, 2016

teknik design logo naming
Brand secara umum dianggap sama dengan sebuah logo dan merek. Padahal sebenarnya brand adalah sebuah rangkuman indetitas  yang bersifat secara menyeluruh yang mencakup baik  berupa secara fisik,non fisik,pengalaman dan asosiasi.
Brand memilki makna yang jauh lebih dalam dan luas daripada sebuah logo, Mengapa ? karena logo hanya berbentuk benda fisik secara visual yang hanya bisa di lihat sedangkan brand mencakup dari semua keseluruhannya. Dan menurut beberapa para ahli Design Grafis Indonesia.

“Logo Adalah Wajah,Indetitas adalah Penampilan dan Sifatnya Sementara brand merupakan rangkuman nilai-nilai Sebuah esensial dan entitas”.  
( Surianto Rustan)

Dari kesimpulannya Brand adalah hal yang sangat penting  dalam sebuah pembentukan Indentitas namun sementara itu Bagaimana menentukan Sebuah Nama Dalam sebuah Brand ?

Apalah arti sebuah nama

Menentukan sebuah nama itu tidaklah mudah dan tidak sembarangan karena sebuah nama yang dikenal terlebih dahulu sebagai gambaran awalnya dan Nama adalah sebagai pembeda dari sebuah indetitas lainya.

Penamaan (naming) di Indonesia kurang mendapat perhatian. Biasanya pemilik menentukan nama perusahaan atau produknya sendiri tanpa perlu meriset terlebih dahulu. Sebagai pembentukan brand image awal,perbedaan satu huruf saja dalam nama dapat membawa keuntungan dan kerugian yang sangat berpengaruh dalam sebuah entitas.Prosesnya tidak mudah :  Mulai dari filosofi , riset dari segi ilmu bahasa (linguistic) ,Evaluasi dari bunyi dan pengucapan ,riset ke publik dan masih banyak lagi.

Di Negara-negara maju kesadaran akan hal ini cukup besar, sehingga banyak perusahaan yang mengkhususkan diri hanya bergerak di bidang naming saja. Dan berikut tips tambahan dalam menentukan Nama.

1. Pengunaan Bahasa harus jelas dan sesuai dari penulisan dan penyebutannya dan memilki sebuah arti yang bagus maka karena itu riset terlebih dahulu dari segi bahasa lokal atau bahasa asing lainya apakah mememiliki arti yang berbeda ?
2. Unik, Orisinil dan tidak Generik atau tidak mirip. Kalau sudah memiliki suatu unik maka sudah memilki suatu daya tarik tersendiri dan itu harus orisinil tidak meniru atau tidak mirip dengan nama brand lainya.
3. Singkat. Dalam arti mudah di tulis dan diucapkan agar mudah di ingat.
4. Tidak mirip kata lain baik di tulis maupun dilafalkan sehingga tidak menimbulkan salah pengertian.
5. Tidak menimbulkan konotasi negatif , baik bias di tulis maupun diucapkan, hal ini pernah terjadi pada sebuah perusaahaan Migas ENRON yang pada tahun 1985 memiliki nama ENTERON dalam arti bahasa yunani anus laki-laki.dan padah tahun 2001 ENRON bangkrut akibat skandal yang menghebohkan dunia.
6. Fleksibel. Berorientasi masa depan tidak ketingglan zaman, tetap sesuai trend dan budaya.
7. Tetap jelas dan menarik bila divisualisasikan dalam bentuk logo atau digabungkan dengan bentuk visual lainya.
 
teknik design naming brand

jadi bagaimana "apalah arti sebuah nama" ? Apabila ada tembahan dan masukan berikan pada kotak komentar dibawah ini.nndwn

Daftar Pustaka
Rustan, Surianto. 2009."Desain Logo" .Jakarta
Logo mungkin sudah sepatutnya untuk dihargai dalam sebuah penerapanya dan mengapa dihargai ? dan berikut penulis akan menjelaskan apa saja hal-hal yang harus dihindari dalam penerapannya.

Dari buku  Design Logo ‘karya Surianto Rustan’  menjelaskan bahwasanya logo merupakan atribut paling utama yang terlihat secara fisik, seperti layaknya wajah pada manusia.

Veronica Napoles,penulis’Corporate Indetity Design’ menambahkan dalam sebuah perusahaan sepertilah sebuah wujud manusia, mereka memilki karakter pribadi,budaya dan prinsip-prinsip. Namun mereka terlihat kaku dan tidak memiliki kepribadian tampa kehidupan layak seorang manusia.Maka karena itu identitas visual mebantu membuat mereka lebih bewarna dan manusiawi, dengan memberikan ‘wajah’ dan kepribadian dalam bentuh hanya sebuah logo.

Jelas dari penjelasan diatas bahwasanya sebuah logo itu sangatlah penting dan bersifat sakeral , dari logo menampilkan dari sebuah tidak berwujud menjadi  ada wujudnya  dan berkarakter sehingga ada sebuah indentitas yang berupa visi dan misinya walaupun hanya berupa gambar visual dari logo tersebut.
Dari sini mungkin kita sudah mengerti bahwa logo selayaknya wajah pada wujud manusia, namun banyak sekali yang melakukan tindakan sengaja atau tanpa sengaja yang kurang untuk menghargainya dan berikut ini adalah beberapa tindakan yang patut untuk dihindari.

Menarik logo secara tidak proposional, yaitu memaksa gambar logo membesar atau memperkecil ukuran nya dengan cara menariknya ke samping atau kekiri maupun ke atas atau kebawah secara paksa sehingga logo pun tampak berubah aneh dan tidak enak untuk dipandang.
Dan terkadang ada juga yang berusaha untuk menyesuaikannya dengan cara memiringkanya,merubah warna logo, menambah efek lain seperti banyangan, atau efek tiga dimensi.

Kesimpulan

Dari kesimpulan tersebut bisa didapatkan  sebagai berikut :
  1. Logo bersifat sakeral dan atribut paling utama yang terlihat secara fisik.
  2. Hindari Menarik gambar logo secara paksa dari berbagai arah harus Proposional.
  3. Hindari perubahan dari bentuk berupa warna ,posisi bentuk logo, serta pemberian efek yang aneh-aneh ke dalamnya.
Hindari ini dalam penerapan Logo

Dari contoh gambar tersebut apakah enak dipandang ? ,Apabila ada tembahan dan masukan berikan pada kotak komentar dibawah ini.nndwn

Daftar Pustaka
Rustan, Surianto. 2009."Desain Logo" .Jakarta
teknik desain logo notepedia
Mungkin ditiap desainer logo sering sekali mengalami permasalahan dalam proses pembuatan logo, iya menentukan sebuah konsep Logo itu memang tidak mudah karena membutuhkan sebuah kecermatan dan analisa untuk membuat sebuah konsep yang baik. Dan berikut ini adalah salah satunya permasalahannya seperti bagaimana menentukan sebuah desain logo berupa gambar (picture mark)atau sebuah tulisan (letter mark) saja atau menggambungkan dari kedua tersebut.

Kapan mengunakan logo gambar dan kapan mengunakan logo berupa tulisan ?


Banyaknya desainer menjawab pertayaan tersebut hanya berdasarkan keinginan klien atau berdasarkan kesukaan dan insting semata saja, tidak didasari  oleh sebuah alasan yang rasional dan fungsioanal pada desain logo tersebut sehingga logo itu kesannya menjadi biasa-biasa saja  dan tidak bermakna sama sekali .

Pilih Logo Berdasarkan Tulisan (letter mark)

Dalam pengunaan logo ini biasanya memiliki nama yang sudah baik,unik dan berbeda atau namanya sudah cukup begitu populer , selain itu pengunaan konsep tulisan ini agar yang melihat lebih fokus pada namanya saja biar dapat dikenal hanya dengan  namanya saja salah satu contohnya Logo Coca-cola,Novell,  dan IBM.

Apabila dari hal tersebut sudah terpenuhi maka pengunaan logo tulisan ini sangat baik untuk logo yang memilki sub brand dengan master brand salah satu contohnya Microsoft yang memilki sub logo Microsoft word , Acces , excel , dan lainya.
Jadi kesimpulanya seperti ini :
  1. Memilki nama yang baik,unik dan berbeda.
  2. Fokus terhadap Nama.
  3. Memiliki sub brand dan master brand. 
teknik desain Logo tulisan

 

Pilih Logo Berdasarkan Gambar (Picture mark)

Dalam Konsep pembuatan Logo suatu gambar itu banyak menampilkan sejuta arti yang tersembunyi atau pun bisa berupa terang-terangan dengan menampilkan gambar logo sesuai dengan gambar produk dan jasanya tapi apabila berdasarkan fungsinya sebagai berikut :

  1. Memiliki nama yang tidak unik dan biasa-biasa saja dan banyak dingunakan atau mirip.
  2. Memiliki nama yang panjang atau tidak mudah untuk diingat .
  3. Penamaan bahasa lain sehingga tidak mudah di mengerti sebagain negara. Apabila produk dipasarkan secara international.
  4. Namanya kurang menggambarkan brand personality-nya sehingga memerlukan sebuah gambar agar menampilkan indetitasnya.
  5. Ingin menerapkan gambarnya pada media tertentu ,ditambah lagi nilai estetika pada logo gambar tersebut.


Apabila ada tambahan mohon sekiranya berikan komentar.nndwn

Daftar Pustaka
Rustan, Surianto. 2009."Desain Logo" .Jakarta
notepedia
Lorem Ipsum atau disingkat Lipsum , adalah sebuah paragraph yang sering kita jumpain dalam sebuah contoh desain text seperti desain template web,desain majalah,dll. dan kita sering menyangka Lipsum adalah sebuah text paragraft kalimat yang di acak atau tidak memilki arti sama sekali. Padahal Lipsum itu sendiri memilki arti yang cukup bagus , namun timbul sebuah pertanyaan “Kenapa harum Lorem Ipsum Kenapa tidak text yang lainya yang lebih bisa di mengerti dan bisa baca ?

Apa itu Lorem Ipsum dan Kapan ?

“Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.”

Di atas adalah salah satu kutipan paragraf dari Lorem Ipsum yang sebuah contoh teks standar atau dummy yang biasanya ditempatkan untuk mendemostrasikan elemen grafis atau presentasi visual seperti font, tipografi, dan tata letak. Lorem Ipsum telah digunakan sebagai text standar oleh industri-industri percetakan dan penataan huruf atau typesetting. Pada awalnya Lorem ipsum itu sendiri adalah sebuah naskah sastra latin klasik dari era 45 sebelum masehi, hingga bisa dipastikan usianya telah mencapai lebih dari 2000 tahun. naskah  itu berasal dari buku "de Finibus Bonorum et Malorum" (Sisi Ekstrim dari Kebaikan dan Kejahatan) karya Cicero, yang ditulis pada tahun 45 sebelum masehi. Buku ini adalah risalah dari teori etika yang sangat terkenal pada masa Renaissance yang mengenai Hukum dan Seni.  Namun bagian text tersebut baru dingunakan pada tahun 1500 oleh seorang tukang cetak yang tidak dikenal yang tidak sengaja atau disengaja meletekan naskah itu pada buku contoh huruf darisitulah pengunaan naskah lorem ipsum mulai popular di industri percetakan.

Kenapa Lorem Ipsum ?

Kenapa ? karena sudah menjadi sebuah standart yang sudah dikenal, namun kamu tidak harus mengunakan paragraph tersebut dalam desain paragraph yang kamu buat sendiri.karena paragraph ini diletakan pada desain bukan untuk dibaca namun untuk sebagai contoh penganti kalimat saja.Dari beberapa referensi yang saya temuin paragraph ini memilki suatu tata letak tulisan yang begitu rapi karena memilki penyebaran huruf yang normal dan merata. Sehingga tampak sebuah naskah berbahasa inggris yang dapat dibaca.
Didalam Desain pengunaan contoh paragraf ini sering kali tampak dan dingunakan oleh desainer hal ini di karenakan agar nantinya seorang klien atau pengamat tidak terpengaruh dengan isi tulisan dari sebuah desain yang dibuat, melainkan agar pengamat dapat lebih memperhatikan desain yang diberikan, bukan isi dari teks yang tertera pada sebuah desain. Sedikit kata pengamat tidak memperhatikan tulisannya namun memperhatikan bentuk desainnya.

Apa sih arti Lipsum itu Sendiri ?

Dari pembahasan sebelumnya Lorem itu sendiri adalah sebuah kutipan naskah pada buku “de Finibus Bonorum et Malorum" (Sisi Ekstrim dari Kebaikan dan Kejahatan) yang di tulis oleh Cicero, dan berikut ini adalah salah satu kutipan arti Lorem itu sendiri ?
“Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo. Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt. Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur? Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem eum fugiat quo voluptas nulla pariatur?”
Terjemahkan dalam bahasa indonesia

"Demikian pula, tidak adakah orang yang mencintai atau mengejar atau ingin mengalami penderitaan, bukan semata-mata karena penderitaan itu sendiri, tetapi karena sesekali terjadi keadaan di mana susah-payah dan penderitaan dapat memberikan kepadanya kesenangan yang besar. Sebagai contoh sederhana, siapakah di antara kita yang pernah melakukan pekerjaan fisik yang berat, selain untuk memperoleh manfaat daripadanya? Tetapi siapakah yang berhak untuk mencari kesalahan pada diri orang yang memilih untuk menikmati kesenangan yang tidak menimbulkan akibat-akibat yang mengganggu, atau orang yang menghindari penderitaan yang tidak menghasilkan kesenangan?"


Berikut ini adalah contoh paragraf  Lorem ipsum Yang digunakan 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed scelerisque mauris eget purus molestie lacinia nec semper neque. Ut non metus nec metus malesuada euismod eget et sapien. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Nunc a ipsum at diam ornare ultrices. Mauris sit amet neque lacus. Donec consequat lorem nec accumsan blandit. Integer vitae dignissim quam, sit amet vestibulum metus. Sed vitae ex et est gravida sagittis. In vulputate cursus sem vitae faucibus. Cras mollis vel ante et lobortis. Vivamus in tortor elit.
Praesent iaculis massa nunc, sit amet pharetra lorem faucibus vel. Duis pellentesque sem quis turpis aliquam porta. In maximus urna et interdum vestibulum. Cras at felis cursus ante bibendum tincidunt. Sed cursus purus ac scelerisque finibus. Phasellus eu vestibulum mauris. Aenean feugiat nibh dictum nunc interdum, quis rhoncus nunc scelerisque. Pellentesque tristique, odio vel pharetra eleifend, eros nisi tristique est, et accumsan augue felis sed lorem. Phasellus malesuada nunc nec diam ullamcorper, sit amet bibendum augue congue. Cras rhoncus nisl vel mattis auctor. Pellentesque libero nisl, rhoncus pretium malesuada et, ullamcorper id orci. Phasellus tortor nunc, dictum non odio ac, vestibulum tristique orci. Nulla semper dolor a tellus feugiat venenatis. Nam bibendum, tortor in faucibus sodales, justo nulla sollicitudin lorem, at semper est ipsum sit amet lorem.
Donec et lorem placerat velit sodales ultricies. Sed vitae nibh in arcu dapibus aliquam ac fringilla metus. Cras maximus elit id dapibus interdum. Suspendisse a lobortis augue. Ut pharetra vel justo non gravida. Proin eu congue libero. Curabitur vitae sem vitae ipsum rutrum molestie. Nulla porttitor ex id nibh dignissim, in tempus libero blandit. Nunc vel congue sem, et varius sem. Nunc hendrerit et erat vestibulum ornare. Vestibulum a arcu vel justo viverra rhoncus sed nec justo. Nullam sed cursus massa. Suspendisse turpis neque, mollis eget rhoncus eu, fermentum eget mauris.
Suspendisse sodales mi ipsum, nec eleifend leo ultricies sit amet. Suspendisse in quam mattis, mattis augue eget, sagittis massa. Donec velit dolor, porta ac metus et, pellentesque sagittis ipsum. Pellentesque vitae consequat eros. Pellentesque vehicula lorem in massa ultrices, vel congue nunc imperdiet. Morbi aliquet lacus ac enim egestas accumsan. Morbi et libero sit amet arcu volutpat pharetra. Phasellus tristique leo quis enim dignissim, id molestie velit sollicitudin.
Fusce cursus pulvinar lectus in tincidunt. Donec egestas ex erat, fermentum mollis nisl pulvinar quis. Duis sodales, sapien at blandit interdum, diam eros semper turpis, ut placerat orci ligula eu magna. Nunc non convallis augue, et fringilla massa. Duis non felis sit amet dui varius scelerisque. Suspendisse iaculis fermentum nulla, eu laoreet arcu. Nullam ultrices fringilla molestie. Mauris id erat velit. Pellentesque auctor enim vel dolor pharetra, at volutpat purus laoreet. Curabitur congue mollis nunc, et accumsan metus elementum volutpat. Morbi nibh nunc, scelerisque nec tristique vel, vehicula id sapien. Cras faucibus at nulla vel malesuada. Nullam semper, purus lobortis luctus interdum, tortor justo lobortis est, quis scelerisque magna mi a diam. Pellentesque sed varius velit.

referensi
arielthekillers.wordpress.com/2011/09/27/arti-dan-sejarah-lorem-ipsum/
id.lipsum.com/
angkatigabelas.blogspot.com/2012/03/sejarah-dan-asal-mula-kalimat-lorem.html
blogdoodey.blogspot.com/2011/07/tahukah-anda-arti-dari-lorem-ipsum-itu.html
Sebuah etika dalam dunia design kreatif itu sangat penting untuk diketahui hal ini di karenakan sebuah kebebasan yang tidak mendasar atau kebebasan yang tidak di batasi, terlalu bebas itu tidak baik karena dapat melanggar suatu aturan , kita boleh untuk merasakan bebas untuk berexpresi namun tidak boleh berlebihan karena berlebihan itu suatu hal  yang tidak bagus dilakukan dan yang dimaksud berlebihan itu adalah tanpa memikirkan orang sekitar atau perasaan orang lain maka karena itu dibutuhkan suatu etika dalam berpikir kreatif.

Etika merupakan salah satu cabang dari ilmu filsafat, yang mempelajari prinsip alami moralitas, dengan mendefinisikan mana yang benar dan mana yang salah. Pendeknya, etika merupakan salah satu cabang ilmu filsafat yang berusaha membantu manusia untuk memahami pilihan benar dan salah dalam kehidupan. Dalam proses pemahamnnya, etika lebih banyak menggunakan pemikiran dibandingkan menggunakan keyakinan dan tradisi. Etika sendiri berasal dari bahasa Yunani "ethos" yang berarti karakter. pada dasarnya manusia itu ingin di hormati atau di akui di sekitarnya maka karena itu manusia membutuhkan sebuah etika agar dapat mengerti dan memahami dengan manusia lainnya, dalam design kreatif pun juga membutuhkan namanya etika mengapa ? karena agar mampu memahami dan mengerti dengan manusia lainya untuk mengekspresikan karyanya.

Opini Etika dalam kreativitas

Banyak yang beranggapan etika yang membatasi sebuah kreativitas dalam berkarya , pada dasar etika dan kreatif itu saling mendukung satu sama lainya dengan adanya batasan-batasan tersebut menjadi sebuah penekanan agar lebih untuk berpikir kreatif lagi.

Karena sebuah etika terbentuklah sebuah aturan –aturan secara tertulis maunpun tidak tertulis , hal ini disebabkan banyaknya pelaku kreatif  yang melanggar suatu etika  dalam berkreativitas , Seperti Pornografi , Pencemaran , plagiatisme,kekerasan serta mengadung SARA dalam karyanya . kebebasan untuk berexpresi itu boleh asalkan memikirkan keadaan sekitarnya apakah pantas anda membuat gambar yang seronok di pandang di ruang lingkup yang banyak anak kecilnya ?

Seorang pelaku design harus memilki sebuah keyankinan atau agama agar mengenal namanya etika dalam berkarya , karena dalam sebuah agama sudah ada hukumnya tersendiri untuk mengatur etika ini. Seperti hal Agama Islam yang bisa teman baca disini. Karena sebuah agama yang dapat membuat anda menjadi berprikemanusian.
notepedia-teknik desain
Bagi teman desain grafis mungkin sudah tidak asing dengan dua singkatan ini ,CMYK dan RGB adalah suatu stadart warna international yang sudah di tentukan , dua stadart warna ini memiliki dua fungsi yang berbeda dan berlawanan dalam pengunaan di tiap warnanya namun di tiap dua standart warna ini memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing dalam hal ini saya akan menjelaskan perbandingan antara kedua standart warna ini berupa penjelasan teori dan pengertian dari kedua standart warna tersebut yang mungkin sebagian saya dapati dari pengalaman saya dan juga dari sumber-sumber terkait hal ini agar teman dapat lebiih mengenal lebih dekat dari dua standart warna tersebut.

Apa itu CMYK ?

Siapa sih tidak mengenal standart warna ini , bagi teman seorang desainer muda pasti sudah tidak asing lagi namun beda hal apabila desainer muda tidak mengenalnya hal ini Berarti teman butuh  wajib untuk pelajari kembali karena ini sangatlah penting  karena ini menentukan hasil yang apa yang desainer muda buat . CMYK itu berupa singkatan dari Cyan,Magenta,Yellow,Key  atau blacK dan bagi orang awam bilang Biru,Merah,Kuning dan Hitam tapi ini sebuah masalah apabila teman seorang desainer muda yang ingin bersikap professioanal, mengapa ? , karena sebenarnya warna Cyan itu bukan warna Biru (Blue)  dan juga Warna Magenta itu bukan warna Merah (Red) hal ini bisa teman lihat sendiri dan bandingkan apabila teman seorang desainer muda yang professional warna itu begitu berbeda walaupun sekilas agak sama tapi  ini bukan suatu masalah namun saya hanya mengingatkan saja untuk bersikap professioanal apabila teman sudah professional maka ada rasa untuk bertanggung jawab dalam designnya.
notepediaApabila teman seorang desainer pasti ingin membutuhkan namanya sebuah hasil nyata untuk ingin di cetak sesuai  pada layar monitor namun pada dasarnya warna di monitor itu tidak akan pernah sama dengan hasil nyatanya, maka karena itulah di bentuk standart warna CMYK agar dapat memenuhi hasil itu walaupun masih banyak juga terdapat kekeliruan dari hasilnya. Pada dasarnya CMYK itu tidak Mengenal Warna Putih atau sama sekali tidak ada maka karena itu stadart warna ini memilki nama lain yaitu “Subtractive” hal ini di karenakan pada kertas yang sudah warna putih sehingga standart warna ini tidak membutuhkanya, stadart warna ini begitu gelap atau redup apabila teman mengkonversikan dari standart warna lainnya ke CMYK hal ini di karenakan cyan , magenta dan Yellow apabila di satukan akan menjadi warna hitam sehingga mempengaruhi warna terang menjadi redup namun ini bukan suatu masalah dalam proses produksi percetakan karena warna redup itu akan Nampak lebih terang apabila di produksi secara nyata atau hasil, memang redup di monitor namun hasilnya akan lumayan sama dengan apa yang dinginkan seorang desainer, warna hitam di CMYK itu tidak sama Dengan warna Hitam di RGB , apabila teman membuat warna hitam dengan nilai exa #00000 maka apabila di cetak akan menjadi warna hitam kekuning-kuningan itu menurut pengalaman saya di dunia percetakan lalu sehabis itu pengunaan gradiasi dalam pewarnaan CMYK itu sangatlah di kurangi dalam desain karena CMYK jarak gradiasi nya lebih pendek dari pada RGB Jadi Bagi teman yang ingin mencetak desain kurangi pembuatan gradiasi  berlebihan karena hasil tidak akan sama sesuai apa yang ada inginkan.

Apa itu RGB ?

notepediaRGB mungkin Standart warna ini sudah menjadi sebuah pokok dalam suatu keseharian di dunia digital mungkin sebagian teman sudah mngetahuinya  warna dasar ini Merah,Hijau,dan Biru yang berupa arti dalam Singgkatan RGB (Red,Green.Blue) tersebut , standart warni sering disebut dengan added active atau warna cahaya  karena warna ini menyampingkan warna hitam dalam pewarnaannya hal ini bisa di sebabkan karena warna dasar pada layar monitor ketika dalam keadaan mati , Standard warna ini begitu meluas cakupan pewarnaannya di banding pada CMYK maka karena itu warna ini sering dingunakan pada perlatan desktop yang berupa layar monitor,televise, dan Camera  karena begitu variasi warnanya , standart warna ini begitu sangat berlawanan dengan dengan Standart warna CMYK, Mengapa ? karena pada dasarnya warna yang di hasilkan adalah warna putih hal ini bisa teman buktikan dengan cara mengabungkan warna RED ,Green ,dan Blue maka akan menjadi warna putih namun di balik sebuah kelbihan standart warna ini masih banyak terdapat kekurangan juga karena standart warna ini tergantung kepada sebuah perangkat hal ini bisa teman rasakan apabila teman membuat gambar fine art  namun apabila di buka pada layar monitor lain akan tampak beda hasil pewarnaannya dengan pada monitor layar sendiri, dan warna ini bukan untuk di cetak  hasilnya karena standart warna ini hanya dapat di buat pada layar yang berlampu seperti layar monitor dan perangkat lainnya.

Perbandiangan CMYK dengan RGB

Pada dasarnya kedua standart warna ini saling menutupi kelemahannya masing-masing seperti hal nya dengan CMYK yang cakupan warnanya tidak begitu luas dengan RGB namun akan tampak nyata atau sesuai apabila sesudah di cetak hasilnya.
Seperti RGB yang tidak dapat dicetak warnanya apabila di cetak maka tidak akan sama dengan apa yang diiginkan dan warna tersebut bisa saja akan tampak lebih jauh bedanya di bandingkan pada layar monitor . nndwn

Oya agar lebih memahami kembali coba teman membaca dasar pada warna  agar melengkapi teori pewarnaan tersebut.

Mungkin masih banyak setiap muslimin yang beranggapan bahwasanya islam itu melarang namanya seni namun  pada dasarnya islam itu menyukai keindahan dan keindahan itu tercipta karena adanya sebuah unsure seni , maka karena itu saya akan menjelaskan kesalah pahaman ini bahwasanya seni itu tidak dilarang namun memiliki sebuah batasan dan etika dalam berseni.

Pengertian seni Dalam Bahasa

Sebelumnya sudah saya jelaskan pengertian seni di artikel sebelumnya  namun kali ini saya akan menjelaskan tidak begitu mendetailnya mengenai hal tersebut.
Seni dalam kamus besar bahasa Indonesia berarti Halus (dalam rabaan ) ‘kecil dan halus’,’tipis dan halus’, lembut dan enak ‘ (didengar),’mungil dan elok’(tubuh),’sifat halus’. Namun secara etimologisnya seni dapat definisikan sebagai kesanggupan akal untuk menciptakan sesuatu yang bermutu tinggi .Ukuran tinggi itu jika orang lain bisa mengatakan indah, kagum,  atau luar biasa terhadap ciptaan tersebut.

Permasalahan Seni dalam Islam

Mengkaji Seni Islam  selalu tertumbuk pada jalan buntu ketika hendak memasuki wilayah kajian seni Islam. Di kalangan Islam terdapat pro dan kontra.

1.Hingga kini belum ada lembaga apapun juga yang secara formal dan sistematis melakukan kajian seni secara:
  1. komrehensif, (pandangan secara lengkap mengenai seni dalam islam )
  2. filosofis (eistetika atau filsafat seni Islam, yang merumuskan batasan nilai keindahan sesuai dengan ajaran Islam)
  3. teoritik (sejarah, struktur, dan klasifikasi: apakah ada seni Islam ataukah hanya ada seni muslim),
  4. praktik (kajian tentang teknik-teknik perbidang),
  5. apresiatif (kritik seni yang mengkaji perkembangan seni Islam dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat muslim) yang mengatasnamakan lembaga seni Islam.
Inti pendirian kelompok ini menyatakan bahwa Seni Islam itu tidak ada, dan yang ada hanyalah orang Islam berseni.

2.Sebagian umat Islam atau bisa disebut seniman muslim bersemangat menunjukkan berbagai dalil ‘aqliyah’ (rasional) bahwa Alquran sendiri mengandung nilai seni yang amat tinggi dan demonstratif bahwa musabaqah tilawatil qur’an digelar di mana-mana, demikian juga seni kaligrafi Islam-Arab, maupun naqliyah (teks yang bersumber dari Alquran maupun as-Sunnah; Alfaruqi, 1999: v-vi) menjelaskan tentang keindahan sebagai buah karya seni. Inti pendirian kelompok ini adalah seni merupakan salah satu dari kandungan atau jangkauan Islam. Dalam bab ini tentu dinyatakan bahwa seni Islam itu ada. Dan sampai sekarang ini menjadi suatu permasalahan dalam islam karena seni dalam islam itu masi di ragukan keberadaannya, namun bagaimana dengan tilawah qur’an yang begitu merdu dan tulisan ayat Al-qur’an yang di bentuk sedemikian rupa indahnya yang kita sebut sebagai kaligrafi ? nah , agar tidak menyesatkan pembaca di harapkan membaca hingga habis dari artikel ini agar lebih jelas.

Filsafat dalam Seni           

Dalam seni banyak pembagian begitu macam variasi dalam seni namun Sekurang-kurangnya terdapat dua sifat besar dalam seni, yaitu seni untuk seni (the art for the art) dan seni untuk sesuatu (the art for the others).

1.      Seni untuk Seni

            Pada awal abad 19 ditengarai munculnya gerakan seni untuk seni (the art for the art) . Di Perancis gerakan ini didukung oleh Flaubert, Gauthier, dan Baudelaire. Di rusia oleh Pushkein. Di Inggris oleh Walter Patter Oscar Wilde. Di Amerika oleh sastrawan Allan Poe. Aliran ini berakar dari Romantisime Romawi yang dapat ditemukan akar-akarnya pada Friedrich  Schlegel dan Henrich Heine (Syarif, 1984 : 114).

Mereka menyakini dokrin “Seni Untuk Seni” karena dengan dokrin ini dimaksudkan bahwa suatu keindahan produck seni itu bertujuan sebagai pembangkit jiwa untuk menciptakan sensasi-sensasi keindahan tertentu dari yang melihatnya ataupun si pembuatnya sendiri, namun moral,uang dan popularitas bukan menjadi suatu tujuan dalam seni  tersebut tetapi malah merendahkan nilai artistik suatu seni karena mereka beranggapan bahwasanya hidup itu untuk seni namun di luar seni bukanlah kehidupan, mereka begitu fanatic dengan seni sehingga melupakan namanya etika dalam berseni atau nilai moral.

Gauthier, utamanya, ia mengatakan bahwa seni bukan suatu cara, tetapi tujuan. Seorang seniman yang mengejar tujuan lain di luar keindahan adalah bukan seniman (Syarif, l984 : 115). Sementara itu, Orcar Wilde memisahkan secara penuh antara lingkungan etika dan seni( Syarif, l984 : 1). Sebuah patung naturalis telanjang bulat yang dipasang di pusat keramaian, jika ini dipandang indah, tentu dilakukan dengan tanpa mermpertimbangkan nilai etis atau etika. Jika peristiwa ini benar-benar ada, di Indonesia pasti menjadi heboh. Tokoh agama dan kaum moralis lainnya pasti memprotesnya, karena dipandang bertentangan dengan nilai moral. Goyang ngebor Inul Daratista, goyang patah-patah Anisa bahar, Goyang gergaji dari Dewi perssik dalam seni panggung menjadi heboh dan mendapat protes keras dari pendukung kaum moralis yang anti pornografi dan pornoaksi atau sekurang-kurang erotisme. Mulai Maret 2008 Pemerintah Republik tercinta ini (Indonesia), demi menjaga supaya  generasi muda tidak rusak parah moralitasnya menutup situs pornografi maupun pornoaksi dalam dunia internet ini adalah sikap dan gerakan nyata anti seboyan “seni untuk seni”.

Seni untuk seni yang produksi seninya dinilai seronok oleh masyarakat tidak akan menjadi masalah manakala semua orang mendukung paham itu. Mungkinkah ini bisa terjadi ? rasanya tidak mungkin atau  malah pasti tidak mungkin. Manusia tidak bisa diseragamkan dalam paham seni. Justru kebanyakan manusia tidak sadar akan dunia seni atau malah tidak menyadarkan diri akan dunia seni. Bagi mereka, sebagian berpendirian bahwa yang penting tuntutan ekonomi dasar (pangan, sandang, papan). Seni bagi kebanyakan orang adalah komoditas mewah. Orang-orang semacam ini biasanya dalam penghayatan agama juga terbatas pada aturan-aturan pokok kehidupan agama seperti pelaksanaan Sholat 5 waktu. Dalam agama islam ketika melihat patung naturalis bugil di pusat keramaian, tidak dipandang sebagai karya seni yang indah, melainkan dihukumi haram, dosa, dan membinatangkan manusia.
Jadi, sebenarnya doktrin seni untuk seni bukanlah sesuatu yang ideal untuk seni, karena terlalu menyampingkan etika dan nilai moral. Tujuan utama keutusan para Nabi dan Rasul sepanjang sejarah manusia justru mengenai etika.  Nabi dan Rasul terakhir Islam adalah Muhammad saw mengaku bahwa tugas pokoknya sebagaimana ia katakan adalah sebagai berikut:

“Aku diutus hanyalah utuk menyempurnakan kebaikan akhlak”. (H.R. al-Laisi dari Malik bin Anas).

Suatu hal lain menjadi kelemahan doktrin seni untuk seni bagi seniman anti naturalism adalah mereka begitu iri ketika menyaksikan alam semesta,yang dipandang mereka  sebagai sesuatu yang statis dan tidak bermakna karena lepas dari sensasi-sensasi keindahan dari sang seniman  namun padahal Allah S.W.T adalah seniman yang maha indah di tiap karyanya. Hal ini di dukung oleh Flaubert yang amat membenci kenyataan bentuk alam karena Keindahan pegunungan Alpen tidak menimbulkan daya tarik baginya. Baudelaire menatap alam dalam penampakan keaslinya, ia pandang sebagai sesuatu yang monoton dan menjemukan. Menurutnya, seni harus berhubungan nilai absolut dan tertingi yaitu dipakai untuk menggantikan filsafat dan agama (Syarif, l984 : 116).
Seandainya teori tersebut dianut maka seniman tidak dapat sama sekali menjadi filosofi dan agamawan yang berarti seniman tidak harus mempuyai agama dan harus totalitas terhadap seni yang ia buat tanpa berpikir untuk sosial. Kalau seorang seniman memiliki sebuah agama namun menjunjung tinggi doktrin “seni untuk seni” dan ia amat kuat dukungannya, sementara ia adalah seorang agamawan, boleh jadi ia kurang kesadarannya terhadap agamanya. Dalam kasus Islam, agama ini menuntut kepada pemeluknya supaya masuk ke dalam Islam secara total dan menyeluruh. Demikian seruan Alquran:

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhannya, dan janganlah kamu turuti langkah-langkah syetan. Sesungguhnya syetan itu musuh yang nyata bagimu. (Q.S. al-Baqarah/2 : 228)

Dalam ayat ini, dapat dipahami bahwa ketika seseorang memeluk agama Islam secara tidak totalitas, sisanya adalah pengikut langkah syetan. Dengan demikian seniman yang menjunjung tinggi doktrin “seni untuk seni” hingga tahap menepikan atau mentiadakan  filsafat dan agama. hendaklah anda bertaubat dan pindah kepada paham seni yang fungsionalis-religius.Seandainya harus dicari manfaatnya dari doktrin seni untuk seni sebenarnya masih ada, tetapi amat terbatas dan lebih banyak sisi keburukanya.

2.      Seni Untuk Sesuatu (Seni Fungsionalisme)

Islam sebagai salah satu agama terbesar dunia dan yang paling belakangan menyatakan bahwa Alquran diturunkan untuk menjelaskan segala sesuatu. Dalam hal ini Allah berfirman:

 Dan Kami turunkan kepadamu sebuah Kitab untuk menjelaskan segala sesuatu, (Q.S. 16 : 138) 
 
Sudah tentu bukan dalam arti penjelasan teknis dan detail yang diberikan oleh Alquran, melainkan hanya prinsip-prinsip dasarnya. Keluasan jangkauan Islam ini diakui juga oleh Orientalis seperti H.A.R. Gibb dengan pernyataannya:

“Islam is much more than system of theology. It is a complite civilization”. (Islam jauh lebih maju dari sistem teologi. Ini adalah peradaban complite)


Noor Cholish Madjid menyatakan Islam sebagai agama doktrin dan peradaban. Point yang diperoleh dari premis ini adalah Islam mengandung soal seni. Kandungan ini amat kecil barangkali sehingga amat samar dan akibatnya sulit memotret secara jelas apa itu seni Islam, bagaimana umat Islam mengapresiasi kesenian yang semuanya menjadi wacana yang hangat yang secara keseluruhan atau sekurang-kurangnya secara mayor mencurigai seni.Bolehlah dikatakan bahwa Islam ‘ya’ terhadap seni, tetapi seperti apa ? Jawaban pertanyaan ini dapat dijelaskan dalam dua level, operasional dan konsepsional tentang seni.

1.Devinisi

Inti ajaran Islam dalam rumusan verbal dan perbandingan antar agama-agama adalah tauhid. Essensi tauhid adalah meng-Esa-kan Tuhan, bukan hanya dalam level keyakinan, melainkan total kehidupan. Karena itu, fenomena apa pun yang berlabel Islam pasti dan harus berasal, beroperasional, dan bermuara pada tauhid. Islam yang sumber ajaran pokoknya Alquran dan as-Sunnah, dan kandungannya menyediakan pembentukan kebudayaan lengkap. Semuanya terbawahkan oleh posisi tauhid. Tauhid berada di puncak piramida sesuatu yang disebut Islam. Atas dasar alur pikir ini mendevinisikan seni Islam kiranya dapat dipahami.
Seni Islam dapat didevinisikan  sebagai segala produk historis yang memiliki nilai eistetis yang telah dihasilkan oleh orang-orang Islam dan dalam kurun sejarah Islam, berdasarkan pandangan eistetika tauhid dan selaras dengan semangat keseluruhan peradaban Islam, dengan enam ciri yang diambilkan dari ideal Alquran: abstraksi, struktur modular, kombinasi suksesif, repetisi, dinamis, dan rumit (Alfaruqi, l999 : vii-viii). Pertama-tama yang harus disadari dalam devinisi ini adalah sifatnya yang aplikatif dalam arti mengabstraksi prestasi seni yang telah dicapai, meskipun dapat juga dikenakan sebagai kerangka paradigmatik. Penjelasan keenam ciri tersebut adalah sebagai berikut:

2.Abstraksi

Yang dimaksuds ciri abstraksi dalam seni Islam adalah pengingkaran naturalisme dan pencegahan menghadirkan fenomena natural dalam karya seni, khususnya adalah seni patung. Kalau pun harus akan mencipta karya-karya figuratif alami harus diupayakan denaturalisasi (Alfaruki, 1999 : 8). Demikian inilah diagnosa pengamat seni Islam. Iqbal yang filosof dan seniman (Syarif, 1973 : 99) menyarankan bahwa seni yang benar adalah seni yang bebas dari belenggu alam (Darb-I Kalim : 115). Seni yang meniru alam dianggap pengemis di depan pintu alam. Seperti syair yang potongannya sebagai berikut:

“Thou didst create the night, but I made the lamp. Thou didst create clay, but I made the cup. Thou didst create the deserts, mountains and forests, I produced the orchards, gardens and groves. It is I who made the glass out of stone, and it is I who turn a poison into an antidote”
 
Dalam bait tersebut nampak jelas bahwa hasil karya yang dikehendaki adalah sama sekali baru dan orisinal, tidak dublikatif, tidak pula meniru dari yang sudah ada.

Secara kebetulan banyak teks hadis Nabi Muhammad yang mencela seniman yang berkarya secara naturalis mulai tingkat rendah hingga amat berat, padahal sabda-sabda tersebut diyakini kebenarannya secara mutlak oleh umat Islam karena memang itu juga wahyu. Diantara teks-teks yang dimaksud adalah:

(1) Allah melaknat seniman naturalisme: ‘La’ana . . . almus}awwir (Allah melaknat . . . pematung/naturalis – H.R. al-Bukhari dari Ibnu Juh}aifah).
(2) Malaikat menjauh dari rumah yang di dalamnya ada patung naturalis. Demikian sabda Rasulullah:

“Sesungguhnya malaikat tidak akan masuk pada rumah yang di dalamnya ada patung naturalis” (H.R. al-Bukhari dari Ibnu ‘Abbas). Hadis ini tercatat hingga 49 kali.

(3) pembuat patung naturalis akan disiksa

 “dan sesungguhnya orang yang membuat patung (naturalis) akan disiksa besok pada hari kiamat”. (H.R. al-Bukhari dan Muslim)
 
(4) Siksaan, pada nomor tiga di atas amat pedih

“Sesungguhnya diantara yang amat berat siksaannya adalah orang yang  memahat menyerupai atau menyamai ciptaan Allah”. (H.R. al-Bukhari dan Muslim).

(5) Pematung naturalis memang menjadi penghuni neraka:

“Sesungguhnya sebagian penduduk neraka besok pada hari kiyamat untuk mendapat siksa yang amat berat adalah para seniman  naturalis”  ( H.R. Muslim).

(6). Pematung naturalis dituntut  untuk memberi nyawa atau menghidupkan hasil karyanya:

“Barang siapa membuat patung naturalis di dunia, ia dituntut untuk meniupkan roh di dalamnya besok pada hari kiyamat, padahal ia tidak bisa meniupnya,” (H.R. Muslim dari Ibnu ‘Abbas; atau beliau bersabda: “Hidupkanlah!”  H.R. al-Bukhari).

Dalam memahami ancaman tersebut hendaklah mempetimbangkan dua keadaan:
Hal yang pertama, Nabi amat sensitif terhadap patung. Islam, ketika pertama kali menguasai kota Makkah benar-benar tegas dalam melakukan pemberantasan terhadap patung . Di sekeliling ka’bah tidak kurang dari 360 buah, belum lagi di tempat-tempat lain. Patung-patung ini menjadi sarana atau objek penyembahan dan pengorbanan kepada para dewa (ilah). Sementara Islam memperkenalkan tauhid. Jadi, penghancuran ini dilakukan supaya orang tidak musyrik. Jika karya patung naturalis tidak dalam konteks sebagai sarana penyembahan, pengorbanan, atau sebagai ruitus-ritus keagamaan, tentunya lain ceritanya.
Penjelasan demikian: Seandainya berkarya seni patung naturalisme harus ditetapkan putusan hukumnya, haram itulah penetapannya karena
        1. Allah dan Rasulullah melaknat,
        2. Allah dan Rasulullah memberi ancaman siksaan besok di hari akhir,
        3. Rasulullah sama sekali tidak pernah melakukannya.
Sesuatu diharamkan itu karena mengandung madarat bagi pelaku yang diputusi haram. Jika tidak pernah melakukannya justru memperoleh manfaat, sekalipun bersifat janji-janji eskatologis. Tetapi, di dalam proses penetapan hukum dalam Islam itu berlaku kaidah bahwa, “Hukum itu tergantung pada sebab atau konteks,” (Zahra, 1958 : 224,250). Jika patung naturalis dibuat tidak dalam konteks sarana atau  dalam penyembahan dan pengorbanan, atau secara umum ritus-ritus sakral, alasan menetapkan hukum haram  pada patung naturalis tidak cukup.

Hal Kedua, alam dengan segala isinya – natural – adalah ciptaaan dan hak paten Allah swt. Wajar jika orisinalitas ciptaannya ditiru orang yang itu adalah juga makhluk-Nya. Dalam dunia manusia saja, karya yang telah ada hak patennya, tidak boleh dijiplak atau dibajak, kecuali telah mendapat ijin pengarang atau pembuat aslinya. Ini sebenarnya mengandung ajaran supaya seorang seniman senantiasa berkarya kreatif dan orisinal.Meskipun demikian, masih ada peluang bagi orang Islam untuk membuat karya patung bukan yang bernyawa. Dalam hal ini Rasulullah bersabda:

Beliau bersabda:“jika kamu terpaksa harus membuat patung naturalis, maka buatlah pohon atau sesuatu lain yang tidak bernyawa;” (H.R. Muslim dari Ibnu ‘Abbas).

2). Struktur modular

Karya seni Islam tersusun atas berbagai bagian atau modul yang dikombinasikan untuk membangun rancangan atau kesatuan yang lebih besar. Masing-masing modul ini adalah sebuah entitas yang memiliki keutuhan dan kesempurnaan diri, yang memungkinkan mereka untuk diamati sebagai sebuah unit ekspresif dan mandiri dalam dirinya sendiri maupun sebagai bagian penting dari kompleksitas yang lebih besar.
Ciri ini bisa dipadatkan dalam arti ekspresionisme. Hanya saja, kadang-kadang seorang seniman tidak bisa mengontrol karya seninya secara utuh. Kalimuddin menulis demikian:

      An artist may not know anything about the nature of art. The process of cration is often incomprehensible  to the artist. He created, and be creates in a particular manner, but very often he can not explain why he work in a certain way and not other. He knows he is right; he feels it in his hones that a thing should be just so that the least alternation would spoil it, but for the life of him he can not give any clear and convincing reasons wich would be obvious  to critic (Kalim, 1973 : 249).

Dalam kasus seperti ini sang seniman hanya menyadari bahwa tindakannya benar dan hasil karyanya indah. Secara etis memang tidak ada masalah dengan hukum, artinya tidak haram sepanjang  ciri-ciri naturalisme tidak ada.

3).   Kombinasi Suksesif

Pola-pola infinit seni Islam menunjukkan adanya kombinasi berkelanjutan (suksesif) dari modular dasar penyusunannya. Elemen-elemen tersebut disusun untuk membangun sebuah desain lebih besar, utuh, dan independen. Kombinasi tersebut dapat diulang, divariasi, dan digabung dengan entitas lain yang lebih besar dan lebih kompleks untuk membentuk kombinasi yang lebih kompleks lagi. Dengan demikian dalam  pola infinit tidak hanya ada satu fokus perhatian eistetis, melainkan terdapat sejumlah ‘penglihatan’ yang harus dialami ketika mengamati modul, entitas, atau motif-motif yang lebih kecil. Tidak ada desain yang hanya memiliki satu titik tolak eistetik, atau perkembangan progesif yang mengarah kepada poinvokal yang kulminatif atau konklusif. Desain Islam selalu memiliki titik pusat yang tak terhitung jumlahnya, dan sebuah gaya persepsi internal yang menghilangkan adanya permualaan maupun akhir yang konklusif (Alfaruqi, l999 : 9).

4).   Repetisi 

Ciri ke empat yang diperlukan dalam rangka menciptakan infinitas dalam sebuah objek seni adalah pengulangan dalam intesitas yang cukup tinggi. Kombinasi aditif (pertambahan) dalam seni Islam melakukan berbagai pengulangan motif, modul, struktural maupun kombinasi suksesif mereka yang nampak terus berlanjut. Kesan abstrak diperkuat dengan pengekangan individuasi bagi bagian-bagian penyusunannya. Ia juga mencegah modul manapun dalam desain tersebut untuk lebih menonjol dibanding yang lain.

5).   Dinamisme

Seni Islam amat dinamis atas dasar ruang dan waktu. Kombinasi antara keduanya, satu dengan yang lain lebih mendominasi bisa saja terjadi sepanjang menghasilkan eistetita di bawah siraman Islam.

6).   Rumit

Detail yang rumit merupakan ciri ke enam sebuah karya seni Islam. Kerumitan memperkuat kemampuan suatu pola Arabeks untuk menarik perhatian pengamat dan mendorong konsentrasi kepada entitas struktural yang diprersentasikannya. Sebuah garis atau figur, selembut apa pun diolah, tidak akan pernah menjadi satu-satunya ikon dalam rancangan seni Islam. Hanya dengan multiplikasi elemen-elemen internal serta peningkatan kerumitan penataan dan kombinasi, akan dapat dihasilkan dinamisme dan momentum pola infinit.

Ke enam ciri tersebut harus selalu ada dalam sebuah karya seni Islam, sifatnya situasional tergantung macam apa sebuah karya seni hendak dicipta. Dan, ciri-ciri tersebut secara umum kiranya, dalam tampilan praktis, bukan monopoli seni Islam. Ke enam ciri ini akan lebih menjadi ciri-ciri yang benar-benar hakiki jika indahnya sebuah karya seni muncul dari pandangan tauhid atau keindahan yang dapat membawa kesadaran transendensi ilahiah (Alfaruqi, l999 : vii).

Konsepsional Seni

1).   Tuhan sebagai Pencipta

Alquran menjelaskan Allah itu adalah wujud yang Transenden, tak ada pandangan dapat melihatnya, dan di atas segala perbandingan. Dalam hal ini Allah berfirman:

Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang dia adapat melihat segala yang kelihatan; Dan Daialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui – (Q.S. al-An’am/6: 103).

Tidak ada sesuatu apapun seperti Dia. Dia berfirman:

Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia; dan Dialah Yang Mah Mendengar lagi Maha Melihat, - (Q.S. asy-Syu’ara’/42 : 11).

Ia berada di luar jangkauan penjelasan apa pun dan tidak mungkin dipresentasikan melalui gambaran antropomorfis, zoomorfis, maupun simbul figural alam  (Alfaruqi, 1999: 3). Ajaran yang terkandung di balik kualitas-kualitas Tuhan seperti dalam dunia seni adalah pelarangan mengubah karya seni itu dalam berbagai aliran: abstraksionisme, ekspresionisme, maupun naturalisme tentang Tuhan. Tetapi kualitas Dia adalah pencipta segala sesuatu:

Dia yang menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu, (Q.S. az-Zumar/39 : 62).

Kegiatan penciptaan terkadang mencipta dari ketiadaan menjadi ada sesuatu dengan kualitas mengadakan sesuatu tanpa alat, bahan, waktu, dan ruang (al-Asfahani, l992 : 111), creatio ex nihillo. Contoh pemakainnya dalam Alquran adalah:

 Dia yang menciptakan langit-langit dan bumi . . . – ( Q.S. al-Baqarah/2 : 117),

atau mencipta sesuatu dari sesuatu yang sudah ada (al-Asfahani, l992 : 292), transforming matter. Contohnya adalah pernyataan Alquran:
Dia mencipta kamu dari diri yang satu, (Q.S. an-Nisa/4 : 1).
Dia mencipta mencipta manusia dari air mani, (Q.S. an-Nahl/16 : 4).
Akan tetapi dalam kualitas seperti itu, Dia memperkenalkan diri dalam banyak atribut, antara lain:
Sebagai al-Khaliq dan al-Mus}awwir . Dalam hal ini Allah berfirman:
Dia adalah Allah yang Maha Mencipta yang Mengadakan, yang Membentuk rupa, yang Mempunyai nama-nama yang baik, ( Q.S. al-H}asyr/59 : 4).
Salah satu tajalli (refleksi) al-Mus}awwir adalah membentuk rupa manusia. Dalam hal ini Allah berfirman:
Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk sebaik-baiknya, (Q.S. ath-Thin/95 : 4).

Arti s}awwara dan ensiklopedis adalah ja’ala lahu s}u>ratan mujassimatan (menjadikan sesuatu dalam bentuk yang fisikal). Manusia dibentuk secara matrial dalam kelas yang disebut manusia secara fisika;l, demikian pula aneka jenis mineral, tetumbuhan, binataang, maupun benda-benda angkasa. Semuanya dalam bentuknya yang khas, spesifik, dan tidak ada bentuk yang benar-benar kembar. Secara pragmatis dan logis masing-masing bentuk fisik yang serumpun disebut spisies.

Dalam penampakan ke-wujud-an terjadi tidak secara bim salabim, melainkan secara evolusional atau sekurang-kurang prosessual, betatapun pelaku s}awwara/mus}awwir (pemberi bentuk) itu adalah Tuhan. Arti  ini adalah intaqala min h}a>l ila al-ukhra (pindah dari suatu kualitas kepada yang lain, Anis,I, 531). Contoh pemakaian makna ini adalah

Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu(Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, lalu Kami katakan kepada para malaikat:”Bersujudlah kamu kapada Adam. . .” ( Q.S. al-A’raf/7 : 11).

Jika konsep s}awwara diterapkan ke dalam dunia aliran seni, tidak penciptaan dan pembentukan oleh Tuhan adalah berpola non naturalisme, meskipun hasil jadi ciptaan dan bentukan Tuhan yang mewujud dalam bentuk alam semesta dengan segala isinya oleh manusia disebut natural. Tindak Tuhan mencipta dan membentuk disebut non naturalisme karena memang tidak mencontoh barang yang telah ada.

2).   Dia Sebagai Yang Indah

Secara tekstual Nabi saw mengatakan:

Sesungguhnya Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung adalah Indah dan Dia menyukai keindahan,(H.R. Ahmad dari ‘Uqbah bin Amir). 

Ia (Ahmad) meriwayatkan hadis ini tiga kali dan Muslim satu kali. Itulah sebabnya indah dalam pandangan Islam berlaku manakala sebuah karya seni dapat membawa kesadaran pencipta seni maupun penaggapnya kepada idea transendensi ilahiah.Kalau Nabi saw mengatakan demikian, maka diyakini kebenarannya oleh umat Islam. Dalam sejarah Islam, para sufi dan sastrawan menghayati dan mencintai Tuhan dalam taraf cinta asketik dan mengungkapkannya Tuhan sebagai Yang Maha Indah.

Jauh hari sebelum Muhammad saw lahir, Plato telah mengatakan Tuhan sebagai Keindahan Yang Abadi atau Keindahan Mutlak, good absolut (Syarif, 100; Runes, 1976 : 97), Keindahan Yang Tertingi, Summum Bonum (Syarif, l984 : 91). Dalam semua wewujudan Tuhan menampakkan Diri. Demian Syarif menulis:

Tuhan sebagai Keindahan Abadi, Yang Ada tanpa tergantung pada dan mendahului segala sesuatu, dan karena itu menampakkan diri dalam semuanya itu. Dia menyatakan Dirinya di langit dan di bumi, di matahari dan di bulan, pada kerlip bintang-bintang,  dan jatuhnya embun, di tanah dan di laut, di api dan nyalanya, di batu-batu dan pepohonan, pada burung-burung dan binatang buas, di wewangian dan nyanyian; tetapi di mana pun Ia menunjukkan Diri, tidak lebih dari pada yang nampak di mata Salimah, bahkan sebagai Dante; di mana pun, Dia menampakkan Diri, Dia tidak lebih dari pada yang tampak pada Beatrice. Seperti halnya besi ditarik oleh magnet, demikian pula segala sesuatu ditarik oleh Tuhan.

Dalam kutipan tersebut tampak jelas  pengertiannya bahwa segala ciptaan Allah indah karena keluar dari Yang maha Indah. Semua ciptaan dan bentukan Allah adalah Master Piece  (karya agung) sehingga Ia tidak malu-malu membuat nyamuk atau yang lebih rendah dari itu (Q.S. al-Baqarah/2 : 26) sebagai hasil karya yang lebih bermanfaat dibanding berhala/patung sebagai sesembahan yang tidak mampu memberi perlindungan apa pun laksana sarang laba-laba (Depag, l971 : 13).
Hanya saja dalam bahasa dan akal diskursif manusia, sesuatu atau segala sesuatu dalam kajian seni dibagi secara dikhotomis menjadi indah dan jelek, baik dan buruk, dst, orang akan mengatakan :

“Seorang wanita berkulit putih bersih, hidungnya mancung, bermata biru, rambutnya pirang, atau hitam berkilau, tinggi/langsing akan dikatakan cantik atau indah; sementara yang berkulit hitam, hidungnya pesek, bibirnya tebal, rambutnya keriting, tubuhnya besar dan pendek, dan perutnya buncit tentu akan dikatakan jelek.”

Padahal, orang ini juga termasuk Master Piece (karya agung) Tuhan. Itulah sebabnya dalam aspek moral Nabi Muhammad saw  mengatakan demikian:

Sesungguhnya Allah tidak melihat tubuh dan paras rupamu, tetapi     melihat hatimu, (H.R. Ahmad, Muslim, dan Ibnu Majah).

3).   Manusia Sebagai Wakil Tuhan

Tuhan menyatakan bahwa makhluk yang bernama manusia dilantik oleh Tuhan menjadi khalifah fi al-ard}, wakil-Nya di bumi ini (Q.S al-Baqarah/2 : 30-38). Di bumi ini, manusia merupakan puncak evolusi dari semua makhluk hidup, baik dari segi fisik, intelektual, maupun spiritual.Sebagai khalifah di bumi, manusia diberi tugas oleh Allah swt untuk memakmurkan bumi:

Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu  pemakmurnya (Q.S. Hud/11 : 61)
 
Dalam arti manusia diberi kuasa penuh oleh Allah terhadap bumi ini supaya menjadi makmur.Supaya bisa melaksanakan tugasnya, manusia diberi akal. Dengan akal manusia bisa mengembangkan diri jauh melampaui binatang. Selain itu manusia diberi kebebasan, tetapi dimintai pertanggung jawaban atas kebebasannya (Q.S. al-Kahfi/18 : 29). Kenyataannya, tidak semua manusia mampu memerankan diri sebagai wakil Tuhan. Mereka malah merusak (Q.S. al-Maidah/5 : 32) atau turun derajatnya bagaikan binatang ternak atau lebih rendah dari itu (Q.S. al-F\urqan/25 : 44), yaitu serendah-rendahnya barang rendah (Q.S. ath-Thin/95 : 5).
Hal ini terjadi karena manusia tidak bisa menjadi wakil Tuhan yang baik. Untuk menjadi khalifah yang baik, manusia harus menjadi insan kamil (the perfect man). Salah satu kualitas insan kamil adalah kerja kreatif dan orisinal.

“jangan hinakan pribadimu dengan tiruan/jagalah padanya laksana pribadimu intan tak ternilai/setiap orangyang tak kuasa mencipta/ia orang yang beriman dan zindiq (Iqbal, l979 : 5-6). 

Dalam bahasa yang amat meledak-ledak, Iqbal membayangkan bahwa Insan kamil adalah manusia yang dilengkapi Tuhan dengan berbagai daya tangkap: serapan indra, rasio, dan intuisi dalam kadar yang amat tinggi (Bahrum, l976 : 181). Teman kerja Tuhan di bumi.”Be man of God/bear mysteries within/”(Jadilah manusia Tuhan/kandunglah rahasia dalammu; Iqbal, l976 : 58). Iradah atau kehendak manusia utama adalah se-iradah Tuhan: In his will that which God wills becomes lost (Dalam kemauannya/iradah Tuhan hilang di dalamnya; Iqbal, 1976 : 69).

Kalau kualitas Tuhan adalah mencipta, maka demikian pula kualitas Insan kamil, dan predikat Insan kamil oleh siapa saja asal ia melalui jalan yang benar untuk itu, termasuk oleh para seniman. Seniman yang sejati adalah mencipta karya seni yang bebas dari belenggu alam (Iqbal, Kalim, 115) dan karyanya bukan seni demi seni, melainkan seni  yang fungsionalisKalau tujuan Islam turun di muka bumi ini sebagai rahmat dan berkah bagi alam semesta:

Dan tidak Aku utus engkau (Muhammad), kecuali untuk rahmat bagi alam semesta (Q.S. al-Anbiya/22 : 107)

maka seni, sebagai bagian  integral dari Islam., harus juga sinergi dengan tujuan risalah ini. Itulah yang dimaksud seni dalam pandangan Islam adalah seni yang fungsionalis. Dalam hal ini Allah berfirman:

Katakanlah :Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkannya untuk hamba-hamba-Nya (siapa pula yang mengharamkan) rezeki yang baik ? “katakanlah semua itu bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiyamat; Q.S. al-A’raf/7 : 32).

Yang dimaksud perhiasan adalah segala sesuatu yang mendatangkan keindahan. Perhiasan dengan demikian adalah karya seni, dan seni sebagaimana diisyaratkan dalam ayat itu adalah fungsionalisme, bukan hanya bagi atribut kehidupan orang beriman di dunia, melainkan hingga ke akhirat kelak.

Akar dari paham fungsionalisme  adalah Plato. Menurutnya seni harus mengandung tujuan etis dan instruksional. Daya magis seni harus digunakan untuk menghasilkan warga yang baik (Syarif, 1984 : 126). Di Barat, fungsionalisme seni didukung oleh antara lain: Ruskin, Guyau, Tolstoy, Ibsen, dan Shaw. Mereka menghendaki fungsi seni sebagai perubahan. Dalam Islam, Iqbal adalah pendukung fungsionalisme yang amat berat. Seni, katamya, adalah sarana ayang berharga bagi prestasi kehidupan ( Iqbal, Asrar: 42). Menurutnya, menentang apa yang ada dilandasi keinginan untuk mencipta apa yang seharusnya adalah sikap hidup yang baik ( Syarif, 1984 : 130), dan teman sekerja Tuhan adalah seniman yang menjadi rahmat bagi kemanusiaan (Syarif, l984 : 1209). Jadi, seniman sejati dalam pandangan Islam adalah seniman yang berkarya dengan dilandasi kesadaran bertuhan; tangannya digerakkan oleh Tuhan karena pribadinya telah menyatu dengan Tuhan dan hasil karyanya, tidak hanya menyenangkan karena ini hanya efek karya seni, melainkan untuk rahmat bagi kemanusiaan. Seniman yang egois dan tidak peka terhadap persoalan kemanusiaan adalah menyalahi kodrat dirinya sebagai wakil Tuhan di muka bumi ini, yaitu memakmurkannya.

Sumber Terkait :
http://danusiri.dosen.unimus.ac.id/materi-kuliah/fbba/pandangan-islam-tentang-seni/

Jangan minder selagi itu baik hasilnya


Jangan pernah minder atau malu atas karya mu sendiri kebanyakan calon designer muda selalu memendam expresinya walaupun dalam hatinya selalu berteriak-teriak  ingin keluar  di ruang lingkup yang monoton ini. Untuk apa kamu malu atau minder atas karya mu sendiri padahal itu hasil buah pemikiranmu sendiri dan di buat oleh tanganmu sendiri , jadi apa masalahnya ? , Takut di bilang jelek hasil karya mu atau tidak ingin menerima masukan dari komentator lainya yang siap mengkritik karya mu dengan sepedas –pedasnya sambal, argggggghhhh …. Kamu sama saja seperti lainya yang selalu menyia-nyiakan waktunya untuk hal yang tidak berarti sama sekali intinya kamu tidak ingin maju atau berkembang yang selalu tidak ingin menerima saran atau komentar padahal itu adalah suatu pelajaran berarti buat mu sendiri , sudahlah akhiri saja apa yang kamu pikirkan sekarang lakukan saja tidak perlu berpikir lama lagi expresikan apa yang ingin diutarakan tidak perlu malu atau takut untuk mengungkapkan suatu hal yang baik untuk mu sendiri.

Jangan pernah minder teman selagi itu baik hasilnya ,bagi seorang calon designer muda ini bukan ajang pamer- pameran karya mu tapi ini adalah sebuah penilaian dan ukuran buatmu sendiri  , kamu tidak perlu mengucapkan masih newbie , pemula , amatir dan sejenis makhlukh lain- lainya yang sok merendah itu ucapkan apa yang perlu yang diucapkan selagi itu baik dan benar  itu bukanlah sebuah masalah , tapi memang tidak sopan melangkahi yang sudah pengalaman  dan lebih tinggi dari sisi pengetahuan dan pemikirannya tapi apa salahnya kamu bersikap professional  seperti lainnya agar kamu terbiasa dengan hal itu.

Kamu tidak perlu minder terhadap designer yang sudah pengalaman dan professional lainnya walaupun kamu masih di bilang belajar dalam desain , kamu tahu tidak biasanya sikap seorang designer professional itu terbuka pemikiranya dan ramah  pada yang masih belajar , mereka tidak akan mengajari kamu tapi mereka memberikan petunjuk dari mana kamu memulainya dan dari mana kamu mengakhirinya , jadi untuk apa kamu minder atau malu … toh mereka pun sama – sama makan pake nasi  sama lauk berupa ikan dan tempe hal ini dikecuali untuk orang barat.

Kamu tidak perlu minder apabila karya mu di di komentari buruk , jangan putus asa teman  memang begitu aturannya memang di awalnya selalu di buruk namun lihat di akhirnya pasti lebih baik dari pada di awalnya maksud saya begini  kamu terus mencoba memang untuk pertama,kedua,ketiga,dan selanjut nya selalu buruk hasilnya walapun hasil kedua lebih baik dari pada hasil yang pertama dan yang ketiga lebih baik lagi dari pada hasil kedua dan pertama  dan selanjut terus begitu karya mu akan berkembang dengan sendirinya dari yang baik menjadi lebih baik dari sebelumnya

Jadi kamu tidak perlu minder atas apa yang kamu buat teman ?  karena inilah sebuah langkah awalmu sebagai seorang calon designer muda Indonesia.nndwn
Banyak sekali designer grafis mengeluh mengenai penghasilan yang murah , sebenarnya memang design grafis itu memang murah , mengapa dan apa sebab saya saya bilang memang murah ?

Skill serta pengetahuan

Mungkin seseorang sekolah atau mengikutin pendidikan mengenai designer grafis yang begitu mahal namun tetap saja di hargai murah atas karyanya, kebanyakan seseorang sudah merasa puas atas apa yang diketahuinya , karena  sudah bisa mengelola sebuah program grafis maka sudah dianggap mampu untuk bersaing di dunia kerja. Sebenar itu salah  designer grafis tidak memerlukan sebuah program atau software komputer untuk membuat sebuah konsep grafis, karena orang tidak sekolah saja bisa mengelola sebuah software grafis dengan cara banyak membaca tutorial yang telah bertebar didunia internet. Sebenarnya hal yang designer grafis butuhkan itu hanyalah sebuah pengalaman serta selalu berpikir luas dan up to date dengan perkebangan grafis pada saat ini.

Mengambil Source vector di internet

Salah satu ini adalah alas an mengapa designer itu murah karena selalu mengambil cara cepat agar dapat memuaskan clientnya dan apaboleh buat permintaan pasar selalu mengambil konsep siapa cepat dia dapat.yups hal ini membuat designer grafis tidak begitu berkembang dan akan selalu jalan di tempat.

Designer Grafis itu Hanya Dasar

Design Grafis itu hanya dasar dalam sebuah pengetahuan dan keahlian apabila dikembangin akan mendapatkan cabang keahlian yang lain contohnya illustrator , Komikus , Desinger Layout Pro , Animator ,Editor Video ,Design Template Website dll. Kok Bisa ? Karena Design Grafis itu hanya mengajarkan bagaimana cara untuk menyusun sesuatu menjadi rapi dan enak untuk dilihat oleh client maka karena itu designer grafis cobalah untuk berkembang .

Mari kita coba berkembang jangan pernah untuk jalan di tempat karena hidup ini tetap berlanjut dan terus berubah kedepannya karena designer grafis itu bagaikan tersesat dalam sebuah goa yang gelap tidak tahun arah jalur mana yang akan di hadapin kedepannya. Terima kasih .nndwn

Wednesday, July 6, 2016

Banyak sekali designer grafis mengeluh mengenai penghasilan yang murah , sebenarnya memang design grafis itu memang murah , mengapa dan apa sebab saya saya bilang memang murah ?

Skill serta pengetahuan

Mungkin seseorang sekolah atau mengikutin pendidikan mengenai designer grafis yang begitu mahal namun tetap saja di hargai murah atas karyanya, kebanyakan seseorang sudah merasa puas atas apa yang diketahuinya , karena  sudah bisa mengelola sebuah program grafis maka sudah dianggap mampu untuk bersaing di dunia kerja. Sebenar itu salah  designer grafis tidak memerlukan sebuah program atau software komputer untuk membuat sebuah konsep grafis, karena orang tidak sekolah saja bisa mengelola sebuah software grafis dengan cara banyak membaca tutorial yang telah bertebar didunia internet. Sebenarnya hal yang designer grafis butuhkan itu hanyalah sebuah pengalaman serta selalu berpikir luas dan up to date dengan perkebangan grafis pada saat ini.

Mengambil Source vector di internet

Salah satu ini adalah alas an mengapa designer itu murah karena selalu mengambil cara cepat agar dapat memuaskan clientnya dan apaboleh buat permintaan pasar selalu mengambil konsep siapa cepat dia dapat.yups hal ini membuat designer grafis tidak begitu berkembang dan akan selalu jalan di tempat.

Designer Grafis itu Hanya Dasar

Design Grafis itu hanya dasar dalam sebuah pengetahuan dan keahlian apabila dikembangin akan mendapatkan cabang keahlian yang lain contohnya illustrator , Komikus , Desinger Layout Pro , Animator ,Editor Video ,Design Template Website dll. Kok Bisa ? Karena Design Grafis itu hanya mengajarkan bagaimana cara untuk menyusun sesuatu menjadi rapi dan enak untuk dilihat oleh client maka karena itu designer grafis cobalah untuk berkembang .

Mari kita coba berkembang jangan pernah untuk jalan di tempat karena hidup ini tetap berlanjut dan terus berubah kedepannya karena designer grafis itu bagaikan tersesat dalam sebuah goa yang gelap tidak tahun arah jalur mana yang akan di hadapin kedepannya. Terima kasih .nndwn

Monday, January 4, 2016

teknik design -notepedia
Mungkin setiap kita sudah mengenal namanya seni dan ini sudah diterapkan dalam kehidupan sehari - hari, hal ini sudah menjadi suatu kebutuhan manusia dan sudah ada terdapat pada diri manusia tersebut, mungkin tanpa disadari alam semesta ini  juga terciptakan dari unsur seni dan Tuhan juga memberikan sifat seni pada makhluk ciptaan-Nya  sehingga seni pun dapat dikaitkan dengan hal spiritual atau religi dalam suatu unsur kebudayaan , namun seni itu berupa ekspresi manusia yang berunsurkan keindahan yang di ungkapkan melalui suatu media yang bersifat nyata dan dapat dinikmati oleh kelima panca indera manusia.  Berikut ini adalah beberapa pengertian Seni yang saya dapatkan dari beberapa situs

Pengertian Seni

Seni berasal dari kata sani (Sanskerta) yang berarti pemujaan, persembahan dan pelayanan. Kata tersebut berkaitan erat dengan upacara keagamaan yang disebut kesenian. Menurut Padmapusphita, kata seni berasal dari bahasa Belanda “genie” dalam bahasa Latin disebut “genius”, artinya kemampuan luar biasa yang dibawa sejak lahir , menurut kajian ilmu di eropa mengatakan “ART” yang berarti artivisual yaitu adalah suatu media yang melakukan suatu kegiatan tertentu. Seiring dengan perkembangan waktu, banyak definisi seni diungkapkan oleh beberapa ahli. Berikut diuraikan beberapa definisi seni menurut para ahli nya .

Menurut  Aristoteles

“seni adalah peniruan terhadap alam tetapi sifatnya harus ideal.”

Menurut Plato dan Rousseau

“seni adalah hasil peniruan alam dengan segala seginya.”

Everyman Encyklopedia

Menurut Everyman Encyklopedia, seni adalah segala sesuatu yang dilakukan orang, bukan atas dorongan kebutuhan pokoknya, melainkan karena kehendak kemewahan, kenikmatan, ataupun kebutuhan spiritual.

Ensiklopedi Indonesia

Di dalam Ensiklopedia Indonesia dinyatakan bahwa seni merupakan ciptaan segala hal karena keindahannya orang senang melihat atau mendengarkannya.

Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara berpendapat, seni adalah perbuatan manusia yang timbul dari hidupnya, perasaan, dan bersifat indah sehingga dapat menggetarkan jiwa perasaan manusia.

Akhdiat Karta Miharja

Akhdiat Karta Miharja berpendapat, seni adalah kegiatan rohani manusia yang merefleksikan kenyataan dalam suatu karya, bentuk, dan isinya mempunyai daya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam alam rohani.

Prof. Drs. Suwaji Bastomi

Hal senada diungkapkan oleh Prof. Drs. Suwaji Bastomi bahwa seni adalah aktivitas batin dengan pengalaman estetis yang dinyatakan dalam bentuk agung, mempunyai daya untuk membangkitkan rasa takjub dan haru.

Drs. Sudarmaji

Drs. Sudarmaji berpendapat, seni adalah segala manifestasi batin dan pengalaman estetis dengan menggunakan media garis, bidang, warna, tekstur, volume, dan gelap terang.

Nandawan L. Hasanah

Seni itu berupa ekspresi manusia yang berunsur kan keindahan yang diungkapkan melalui suatu media yang bersifat nyata dan dapat dinikmati oleh kelima panca indera manusia

Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa seni merupakan hasil aktivitas batin yang direfleksikan dalam bentuk karya yang dapat membangkitkan perasaan orang lain. Dalam pengertian ini yang termasuk seni adalah kegiatan yang menghasilkan karya indah. Namun Definisi umum nya seni adalah segala macam keindahan yang diciptakan oleh manusia.

Seni menurut media yang digunakan terbagi 3 yaitu :
  •     Seni yang dapat dinikmati melalui media pendengaran atau (audio art), misalnya seni musik,seni suara,dan seni sastra,puisi dan pantun
  •     Seni yang dinikmati dengan media penglihatan (Visual art)) misalnya lukisan, poster,seni bangunan, seni gerak beladiri dan sebagainya.
  •     Seni yang dinikmati melalui media penglihatan dan pendengaran (audio visual art) misalnya pertunjukan musik, pagelaran wayang,film .
Pembagian seni pun banyak sekali cabang nya contoh nya saja seni rupa dan seni satra lalu pembagian nya lagi seni rupa yang berupa trimatra dan dwimatra lalu cabang cabang selanjut nya yang mungkin tidak ada habis nya saya jelaskan dalam artikel ini ,

Tujuan Pengunaan Seni

Manusia sudah dapat memahami seni sejak zaman purba dahulu , kengunaan seni dulu sebagai penyampaian komunikasi berupa gambar kegiatan manusia purba ketika itu yang di gambar melalui media dinding goa berupa torehan-torehan pada dinding dengan menggunakan warna yang menggambarkan kehidupan manusia purba , seni dingunakan juga sebagai pemujaan antara alam dan makhluk nya sehingga seni di kaitkan sebagai hal magis dalam suatu kultur namun beda hal nya dengan seni di zaman  modern yang sudah  berkembang pesat dari nilai fungsi nya .

Kita sebut kan saja seni modern atau seni kontemporer , namun apa beda nya dengan fungsi seni terdahulu ? seni di zaman ini bersifat individu demi untuk kepuasan diri  atau mengexpresikan sesuatu hal tertentu dan bersifat komersil beda hal nya dengan seni yang terdahulu karena seni di saat itu hanya untuk sesama sebagai alat komunikasi antara dengan yang lain nya , seni modern ini juga berpengaruhi juga dari pengunaan nya yang dahulu nya media pengunaan berupa kanvas atau kertas sekarang mengunakan media eletronik atau digital hal ini membuat  banyak nya lahir nya teknik baru dalam seni kotemporer , hal ini juga mengubah cari pikir seniman / artis yang dahulunya suatu karya sebagai expresi diri dan sekarang karya sudah sebagai  pendapatan diri sendiri.

mungkin sekian saja penjelasan  dari saya yang mengenai pengertian seni ini namun dari berbagai penjelasan di atas Seni dapat diartikan menurut persepsimu  sendiri tapi apabila ada tambahan yang berupa kritikan atau komentar  bisa teman tulis di kotak komentar dibawah ini  .nndwn

baca juga teori dasar design agar melengkapi Teknik design mu design mu dan pengertian seni secara islamnya

teknik komputer-notepedia
Tutorial ini saya akan mejelaskan bagaimana cara nya membuat file privasi dengan cara menyembunyikan nya dengan cara menfaatkan perintah attrib pada windows, mungkin ini bermanfaat bagi kamu yang membuat file atau folder yang tidak boleh di baca oleh orang tertentu. Attrib.exe ini adalah program atau perintah yang akan kita ngunakan dalam membuat file tersembunyi tersebut yang menjadi bawaan operating system windows , file ini ber lokasi C:\Windows\System32 folder . tapi program tersebut tidak akan berjalan di lokasi tersebut. Nah , jadi kita mengunakan command prompt yang telah di buka dengan run as administrator . mungkin kamu sudah tahu cara menampilkan command prompt tersebut sekedar ngingatin aja :
  • Start > all program > Accessories > command prompt
  • Klik kanan Run as administrator
  • Jreng.. jreng tiba tiba muncul command prompt nya , biar lebih jelas nya liat di gambar bawah ini 
teknik komputer -notepedia

Apa Itu Attrib.exe ?

Attrib adalah pengaturan file attributes yang berfungsi memodifikasi file atau folder pada windows yang terdiri dari :
  • - Read Only ( r ) : yaitu file atau folder  tidak dapat di modifikas.
  • - System ( s ) : yang sering dingunakan oleh operating system untuk melindungin file penting.
  • - Hidden ( h ) : file atau folder akan tersembunyi.
  • - Archive (a ) : adalah file backup yang telah tersalin.

jadi teman dapat memodifikasi nya sesuai dengan kebutuhan teman.

Cara mengunakan file Attrib.exe

Teknik tersebut bisa modifikasi sesuai dengan kebutuhan tapi kengunaan ini sering sekali disalah gunakan oleh pembuat virus untuk hal yang negative maka karena itu manfaatkan sebaik-baik nya. Sudah saya bahas sebelum nya file tersebut dalam berjalan di command prompt , nah ada 2 cara pengunaan file attributes ini kalau kamu akan menjalan kan perintah symbol “ + “ untuk mengaktifkan tapi apabila membatalkan perintah maka “ - “

Agar mempermudah kamu menjalan kan perintah tersebut kamu ketik attrib /? Lalu tekan enter pada command prompt. makan akan tampil seperti gambar berikut

teknik komputer - notepedia

akan tampil cara mengunaan dan fungsi-fungsi pengunaan perintah pada command prompt, mungkin teman sudah sampai disini mulai mengerti ,namun akan saya perjelas kembali cara mengunakan nya.
contoh : 
ini adalah cara bagaimana membuat file hidden (tersembunyi ) tapi dengan bawaan operating system sehingga tidak akan tampil dalam pengaturan hidden seperti biasa.

- pertama sakali kamu buat folder di desktop komputer kamu dengan nama private

attrib +s +h C:\Users\ACK\dekstop\private 

ket : 
attrib adalah perintah attribute pada folder
  • +s : memberi perintah file tersebut akan di lindungin atau menjadi bawaan operaring system
  • +h : memberi perintah file akan di (hidden) sembunyikan 
  • C:\Users\ACK\dekstop\private : lokasi file tersebut berada
ACK adalah username komputer yang saya gunakan jadi ubah dengan nama komputer kamu , dalam pemberian perintah ini tidak sensitive case yang berarti tidak berpengaruh besar atau kecil nya huruf. Dalam contoh kedua ini saya berikan perintah minus (-) sebagai contoh nya lagi :

attrib -s +h C:\Users\ACK\dekstop\private 
Maka file tersebut akan tersembunyi saja karena di berikan nilai minus( - ) pada “s”. dan kamu dapat memodifikasi nya sesuai kebutuhan . nah, agar kamu dapat bisa membeda kan file tersebut atau menampilkan file nya kamu buka control panel lalu folder option. seperti gambar berikut

teknik komputer - notepedia

  • a. attrib +s +h C:\Users\ACK\dekstop\private dengan meberi tanda pada folder option “show hidden files,folders and drives” tanpa ditandai operating system file(recommended). 

  • b. attrib +s +h C:\Users\ACK\dekstop\private dengan memberikan tanda pada “hide protected operating system file(recommended)”tanpa di tandai show hidden files,folders and drives. 

Nah, kamu sekarang dapat membedakan nya, bukan ? apabila kamu masih belum ngerti juga buat dua buah folder yang berbeda nama nya dan berikan perintah a pada folder a dan beri perintah b pada folder b.

Semoga tutorial ini bermanfaat bagi kamu yang membaca nya dan gunakanlah dengan sebaik-baik nya . oya apabila teman memiliki tambahan ayang berupa komentar atau saran bisa teman tulis di kotak komentar insyallah komentar nya saya balas.


Wednesday, November 4, 2015

Sejarah Perkembangan typografi Bagian 3
Ada baiknya membaca artikel sebelumnya mengenai sejarah  perkembangan typografi bagian 1 dan bagian 2  agar lebih memahami dan mengerti sebuah proses pembentukan typografi , dan kali ini penulis akan melanjutkan kembali pembahasan yang sebelumnya.
Karena pembahasan perkembangan typografi sangat panjang maka penulis akan membuat deretan waktu yang berupa tahun dan juga penjelasan singkatnya.

Tahun 1765

Pada tahun itu Pengunaan Huruf bukan menjadi media bacaan saja  huruf menjadi sebuah media informasi visual yang di bentuk sedemikian rupa agar tampak lebih menarik. Hal itu terjadi di karenakan dimulai sebuah era revolusi industry.

revolusi industry

Tahun 1784

Firmin Didot di Prancis meciptakan typeface dengan kontras ekstrim sangat tipis dan angle of stress vertikal, tidak lama setelah itu  Gianbasttista Bodoni medesain typeface dengan gaya cederung sama huruf ini bisa dikenalin hingga sekarang dengan  font bodoni family.

bodoni

Tahun 1796

Penemuan teknik cetak Lithography oleh aloys scenefelder yang makin membuka keleluasaan bagi desainer untuk memproduksi gambar dan teks sekaligus.


lithography

Tahun 1810

Pada tahun ini munculnya typeface khusus display yang biasanya dingunakan untuk media iklan pada papan reklame yang dibuat secara manual mengunakan lukisan tangan ( lettering).

Tahun 1816

Pada tahun itu di diperkenalkan huruf sans serif  oleh sebuah perusaan huruf  Caslon foundry sebagai variasi dari typeface display , sans serif saat ini sering disebut juga dengan nama font Doric,Grotesque,Gothic,Sans Surryph.

Grotesque

Tahun 1829

Penemuan mesin ketik ditemukan oleh William Autin di Amerika dan juga untuk pertama kalinya tulisan monospanced ada, sejak penemuan mesin ini kebutuhan menulis sebuah huruf pun menjadi mudah.

Tahun 1838

Selang bebeberapa tahun Mesin Ketik semakin berkembang , Davide Bruce jr. menemukan mesin type-casting mesin itu mampu menyusun teks 10 kali lebih cepat dibandingkan dengan cara manual. Dalam perkembanganya ada dua mesin yang merajai  pasaran sama sekitar tahun 1950, yaitu Linotype ditemukan oleh seorang mekanik jerman Ottmar Mergenthaler Penemu Monotype adalah seorang amerika Tolbert Lanston.

Tahun 1875

Pada tahun itu tulisan mulai di pengaruhin oleh gaya desain yang lagi tren semasa itu yaitu Arts & Crafts movement yang diawalin oleh William morris  inggris. Gerakan ini sebagai perlawanan terhadap sebuah arus Industrialilasi pada masa itu yang menganggungkan-agungkan mekanisasi /buatan mesin. Konsep Morris menekankan pada keterampilan individu dan kualitas seni yang tinggi dalam berbagai bidang keahlin dan kerajinan termasuk tipografi.

Tahun 1883

Gaya baru dalam design muncul dengan denama gerakan gaya Art Nouveau yang melanjutkan Arts & Crafts Movement , dengan konesp yang hapir sama . bentuk gambar dan tipografi sangat organic dengan komposisi asimetris.

Art Nouveau


Nah berikut itu adalah penjelasan seingkat mengenai sejarah perkembangan typografi sebenarnya masih ada lanjutanya pada Sejarah Perkembangan Typografi bagian 4 yang dimana banyak gerakan gaya desain yang bermunculan sehingga pengembangan typografi ikut turut sejalan dalam pengembangan tersebut.

Sejarah Perkembangan typografi Bagian 1
Sejarah Perkembangan typografi Bagian 2
Sejarah Perkembangan typografi Bagian 3

Sumber :
Rustan , Surianto  , Huruf font typogrfi, Jakarta, Indonesia : 2014

Wikipedia.org