Notepedia2: Logo

Tuesday, September 13, 2016

teknik design logo naming
Brand secara umum dianggap sama dengan sebuah logo dan merek. Padahal sebenarnya brand adalah sebuah rangkuman indetitas  yang bersifat secara menyeluruh yang mencakup baik  berupa secara fisik,non fisik,pengalaman dan asosiasi.
Brand memilki makna yang jauh lebih dalam dan luas daripada sebuah logo, Mengapa ? karena logo hanya berbentuk benda fisik secara visual yang hanya bisa di lihat sedangkan brand mencakup dari semua keseluruhannya. Dan menurut beberapa para ahli Design Grafis Indonesia.

“Logo Adalah Wajah,Indetitas adalah Penampilan dan Sifatnya Sementara brand merupakan rangkuman nilai-nilai Sebuah esensial dan entitas”.  
( Surianto Rustan)

Dari kesimpulannya Brand adalah hal yang sangat penting  dalam sebuah pembentukan Indentitas namun sementara itu Bagaimana menentukan Sebuah Nama Dalam sebuah Brand ?

Apalah arti sebuah nama

Menentukan sebuah nama itu tidaklah mudah dan tidak sembarangan karena sebuah nama yang dikenal terlebih dahulu sebagai gambaran awalnya dan Nama adalah sebagai pembeda dari sebuah indetitas lainya.

Penamaan (naming) di Indonesia kurang mendapat perhatian. Biasanya pemilik menentukan nama perusahaan atau produknya sendiri tanpa perlu meriset terlebih dahulu. Sebagai pembentukan brand image awal,perbedaan satu huruf saja dalam nama dapat membawa keuntungan dan kerugian yang sangat berpengaruh dalam sebuah entitas.Prosesnya tidak mudah :  Mulai dari filosofi , riset dari segi ilmu bahasa (linguistic) ,Evaluasi dari bunyi dan pengucapan ,riset ke publik dan masih banyak lagi.

Di Negara-negara maju kesadaran akan hal ini cukup besar, sehingga banyak perusahaan yang mengkhususkan diri hanya bergerak di bidang naming saja. Dan berikut tips tambahan dalam menentukan Nama.

1. Pengunaan Bahasa harus jelas dan sesuai dari penulisan dan penyebutannya dan memilki sebuah arti yang bagus maka karena itu riset terlebih dahulu dari segi bahasa lokal atau bahasa asing lainya apakah mememiliki arti yang berbeda ?
2. Unik, Orisinil dan tidak Generik atau tidak mirip. Kalau sudah memiliki suatu unik maka sudah memilki suatu daya tarik tersendiri dan itu harus orisinil tidak meniru atau tidak mirip dengan nama brand lainya.
3. Singkat. Dalam arti mudah di tulis dan diucapkan agar mudah di ingat.
4. Tidak mirip kata lain baik di tulis maupun dilafalkan sehingga tidak menimbulkan salah pengertian.
5. Tidak menimbulkan konotasi negatif , baik bias di tulis maupun diucapkan, hal ini pernah terjadi pada sebuah perusaahaan Migas ENRON yang pada tahun 1985 memiliki nama ENTERON dalam arti bahasa yunani anus laki-laki.dan padah tahun 2001 ENRON bangkrut akibat skandal yang menghebohkan dunia.
6. Fleksibel. Berorientasi masa depan tidak ketingglan zaman, tetap sesuai trend dan budaya.
7. Tetap jelas dan menarik bila divisualisasikan dalam bentuk logo atau digabungkan dengan bentuk visual lainya.
 
teknik design naming brand

jadi bagaimana "apalah arti sebuah nama" ? Apabila ada tembahan dan masukan berikan pada kotak komentar dibawah ini.nndwn

Daftar Pustaka
Rustan, Surianto. 2009."Desain Logo" .Jakarta
Logo mungkin sudah sepatutnya untuk dihargai dalam sebuah penerapanya dan mengapa dihargai ? dan berikut penulis akan menjelaskan apa saja hal-hal yang harus dihindari dalam penerapannya.

Dari buku  Design Logo ‘karya Surianto Rustan’  menjelaskan bahwasanya logo merupakan atribut paling utama yang terlihat secara fisik, seperti layaknya wajah pada manusia.

Veronica Napoles,penulis’Corporate Indetity Design’ menambahkan dalam sebuah perusahaan sepertilah sebuah wujud manusia, mereka memilki karakter pribadi,budaya dan prinsip-prinsip. Namun mereka terlihat kaku dan tidak memiliki kepribadian tampa kehidupan layak seorang manusia.Maka karena itu identitas visual mebantu membuat mereka lebih bewarna dan manusiawi, dengan memberikan ‘wajah’ dan kepribadian dalam bentuh hanya sebuah logo.

Jelas dari penjelasan diatas bahwasanya sebuah logo itu sangatlah penting dan bersifat sakeral , dari logo menampilkan dari sebuah tidak berwujud menjadi  ada wujudnya  dan berkarakter sehingga ada sebuah indentitas yang berupa visi dan misinya walaupun hanya berupa gambar visual dari logo tersebut.
Dari sini mungkin kita sudah mengerti bahwa logo selayaknya wajah pada wujud manusia, namun banyak sekali yang melakukan tindakan sengaja atau tanpa sengaja yang kurang untuk menghargainya dan berikut ini adalah beberapa tindakan yang patut untuk dihindari.

Menarik logo secara tidak proposional, yaitu memaksa gambar logo membesar atau memperkecil ukuran nya dengan cara menariknya ke samping atau kekiri maupun ke atas atau kebawah secara paksa sehingga logo pun tampak berubah aneh dan tidak enak untuk dipandang.
Dan terkadang ada juga yang berusaha untuk menyesuaikannya dengan cara memiringkanya,merubah warna logo, menambah efek lain seperti banyangan, atau efek tiga dimensi.

Kesimpulan

Dari kesimpulan tersebut bisa didapatkan  sebagai berikut :
  1. Logo bersifat sakeral dan atribut paling utama yang terlihat secara fisik.
  2. Hindari Menarik gambar logo secara paksa dari berbagai arah harus Proposional.
  3. Hindari perubahan dari bentuk berupa warna ,posisi bentuk logo, serta pemberian efek yang aneh-aneh ke dalamnya.
Hindari ini dalam penerapan Logo

Dari contoh gambar tersebut apakah enak dipandang ? ,Apabila ada tembahan dan masukan berikan pada kotak komentar dibawah ini.nndwn

Daftar Pustaka
Rustan, Surianto. 2009."Desain Logo" .Jakarta
teknik desain logo notepedia
Mungkin ditiap desainer logo sering sekali mengalami permasalahan dalam proses pembuatan logo, iya menentukan sebuah konsep Logo itu memang tidak mudah karena membutuhkan sebuah kecermatan dan analisa untuk membuat sebuah konsep yang baik. Dan berikut ini adalah salah satunya permasalahannya seperti bagaimana menentukan sebuah desain logo berupa gambar (picture mark)atau sebuah tulisan (letter mark) saja atau menggambungkan dari kedua tersebut.

Kapan mengunakan logo gambar dan kapan mengunakan logo berupa tulisan ?


Banyaknya desainer menjawab pertayaan tersebut hanya berdasarkan keinginan klien atau berdasarkan kesukaan dan insting semata saja, tidak didasari  oleh sebuah alasan yang rasional dan fungsioanal pada desain logo tersebut sehingga logo itu kesannya menjadi biasa-biasa saja  dan tidak bermakna sama sekali .

Pilih Logo Berdasarkan Tulisan (letter mark)

Dalam pengunaan logo ini biasanya memiliki nama yang sudah baik,unik dan berbeda atau namanya sudah cukup begitu populer , selain itu pengunaan konsep tulisan ini agar yang melihat lebih fokus pada namanya saja biar dapat dikenal hanya dengan  namanya saja salah satu contohnya Logo Coca-cola,Novell,  dan IBM.

Apabila dari hal tersebut sudah terpenuhi maka pengunaan logo tulisan ini sangat baik untuk logo yang memilki sub brand dengan master brand salah satu contohnya Microsoft yang memilki sub logo Microsoft word , Acces , excel , dan lainya.
Jadi kesimpulanya seperti ini :
  1. Memilki nama yang baik,unik dan berbeda.
  2. Fokus terhadap Nama.
  3. Memiliki sub brand dan master brand. 
teknik desain Logo tulisan

 

Pilih Logo Berdasarkan Gambar (Picture mark)

Dalam Konsep pembuatan Logo suatu gambar itu banyak menampilkan sejuta arti yang tersembunyi atau pun bisa berupa terang-terangan dengan menampilkan gambar logo sesuai dengan gambar produk dan jasanya tapi apabila berdasarkan fungsinya sebagai berikut :

  1. Memiliki nama yang tidak unik dan biasa-biasa saja dan banyak dingunakan atau mirip.
  2. Memiliki nama yang panjang atau tidak mudah untuk diingat .
  3. Penamaan bahasa lain sehingga tidak mudah di mengerti sebagain negara. Apabila produk dipasarkan secara international.
  4. Namanya kurang menggambarkan brand personality-nya sehingga memerlukan sebuah gambar agar menampilkan indetitasnya.
  5. Ingin menerapkan gambarnya pada media tertentu ,ditambah lagi nilai estetika pada logo gambar tersebut.


Apabila ada tambahan mohon sekiranya berikan komentar.nndwn

Daftar Pustaka
Rustan, Surianto. 2009."Desain Logo" .Jakarta

Saturday, August 15, 2015

Sejarah perkembangan Logo-teknik desain
Walaupun waktu telah berubah lebih maju dan modern namun pengetahuan mengenai sejarah tidak bisa untuk di lupakan karena sejarah adalah awal terciptanya sebuah beradaban , maka karena itu sejarah menjadi sebuah patokan dasar agar dapat memahami lebih jauh mengenai perkembangan sebuah teknik desain Logo.  Penulis akan menjelas berupa riwayat dari awal tahun hingga sekarang secara singkat.

Tahun 1850 Awal Dimulai

Pada abad ke-18 penerapan logo sangat jarang dingunakan pada sebuah instansi dalam sebuah perusahaan . logo berupa karya seni ilustrasi yang sangat bertumpu pada kemampuan ketrampilan melukis sang seniman,karena dibuat secara manual maka selalu akan berubah-ubah  dari bentuk ukuran  dan warna atau bentuk penerapan lainya namun tetap dalam satu visual yang sama.

Tahun 1890 Awal Fungsi Logo

Pada akhir abad ke -18 terjadi revolusi industri di eropa yang mengakibatkan produksi rumahan berpindah ke pabrik dan produksi yang massal yang menyebabkan banyaknya kemiripan antar produk yang sejenis . keadaan ini membuat para produsen sadar akan perlunya suatu pembeda yang jelas antar perusahaan .  dari sini munculah kebutuhan akan logo di tiap produsen di masa itu.

Tahun 1920 Pengaruh Behaus

Setelah dimasa revolusi itu pada tahun 1920-an Bauhaus dalam pekembangan desain grafis sangat mempegaruhi desain logo pada saat itu. Sampai dengan tahun 1930 umumnya logo amerika berbentuk ilustrasi dan mengandung literal / langsung.

Tahun 1940 Fungsi Logo Berkembang

Sejak 1940-an kegunaan logo mulai berkembang dari yang berfungsi sebagai pembeda antar produk menjadi sebuah indentitas pencintraan  dalam sebuah perusahaan. Logo mulai di terapkan pada sebuah media kebutuhan sebagai iklan dalam produknya.

Tahun 1950 Pasca Perang  Dunia II

Di tahun 1950 setelah perang dunia II   perkembangan desain pada saat itu sangat pesat , perusahaan multinasional dengan variasi produknya mulai membutuhkan logo sebagai pembangun brand awaraness.  Hingga berkeembang nya brand tersebut sehingga perusahaan multinasional membuka cang berbeagai Negara dan mendorong pengaruh desain dan kebudayaan . sehingga banyaknya perusahaan besar menggantikan logo nya yang berkesan global.

Tahun 1970 Pengaruh Gaya  Psycdelic

Perkembangan desain Logo disertai juga mengikutin perkembangan desain grafis sehingga gaya pada logo di pengaruh oleh zamanya seperti tahun 1970 yang dipengaruhin oleh gaya psycdelic di waktu itu. 

Tahun 1970 Konsep Sederhana pada Logo

Karena konsep logo tersebut kurang efektif pada tahun 1970 Konsep keserdehanaan mengikutin bentuk geometris dasar sangat populer. Bentuk logo menjadi sangat sederhana statis dan generik.

Tahun 1990 Konsep Variatif dan Sederhana

Hingga pada tahun 1990 dikarenakan pesatnya teknologi digital dan intenet, dan maraknya website dan online company , menciptakan gaya logo yang variatif dan penuh warna.

Tahun 2000 Konsep Semakin Variatif

Dan pada tahun  2000 hingga sekarang  bentuk logo semakin bebas, namun ada kecenderungan gaya yang generik atau kesamaan.

Dan berikut ini adalah contoh berdasarkan tahun sesuai yang dijelaskan diatas.

Sejarah Perkembangan Logo


Tulisan ini berdasarkan Buku Mendesain Logo karya Surianto Rustan