Notepedia2: Teknik Komputer Windows

Tuesday, September 13, 2016

notepedia-Apa itu IPv4 dan IPv6 serta Perbandinganya
Alamat IP Atau IP Address (Internet Protokol Address)  mungkin sudah tidak asing lagi bagi penguna komputer khususnya penguna internet karena IP ini sangat berperan penting menghubungkan Penguna satu ke penguna lainnya di seluruh dunia seperti contohnya saja Internet yang dingunakan sekarang.




Penulis akan membuat rumusan masalah terlebih dahulu mengenai artikel ini seperti :
  1. Apa Itu IP Address (Internet Protokol Address) ?
  2. Apa perbedaan  keunggulan IPv4 dan IPv6  ?
  3. Mengapa IPv4 digantikan dengan IPv6 ?

1.1 Apa itu IP (Internet Protokol)

Mungkin sebagian sudah mengetahui mengenai fungsi IP namun disini penulis akan menjelaskan kembali secara singkat mengenai Internet Protokol tersebut .
IP Address (Internet Protokol Address ) adalah suatu indetitas berupa alamat yang berbentuk angka biner yang di konversikan menjadi bilangan desimal, jadi ditiap bilangan tersebut tidak bisa dijumlahkan diatas 255 . IP Address merupakan deretan biner antara 32 bit sampai dengan 128 bit yang dingunakan sebagai alamat identifikasi untuk alamat IP address versi IPv4 dan angka 128 bit dingunakan untuk IP address versi IPv6 untuk menunjukan alamat dari komputer pada jaringan internet yang berbasis TCP/IP.
IP Address tersebut memilki identititas numerik yang akan dilabelkan kepada suatu device yang memilki suatu system operasi atau perangkat lunak yang mampu untuk pengoperasianya seperti halnya komputer,mobile,router,dan printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer yang mengunakan internet protocol sebagai sarana komunikasi.

1.2 Apa Fungsi IP Address

Dalam penjelasan singkat sebelumnya sudah terdapat letak fungsi dari IP Address tersebut namun dari beberapa referensi IP Address memiliki dua fungsi yang akan di jelaskan seperti :
1. IP Address dingunakan  sebagai  alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan.
Fungsi ini di ilustrasasikan seperti nama orang sebagai suatu metode untuk mengenali siapa orang tersebut.dalam jaringan komputer pun berlaku hal yang sama yaitu IP Address yang unik tersebut akan dingunakan untuk mengenali sebuah komputer atau device pada jaringan.
2. IP Address digunakan sebagai alamat lokasi jaringan.
Fungsi di ilustrasikan seperti alamat rumah kita menunjukan lokasi kita berada.Untuk memudahkan pengiriman paket data, maka IP Address memuat informasi keberadaanya.ada rute yang harus dilalui agar data dapat sampai ke komputer yang dituju.

1.3 Jenis IP Address

Seperti hal dengan judul artikel ini IPv4 versus IPv6 , IP Address tersebut dibagi menjadi 2 jenis  dan berikut ini penjelasan singkatnya.

1. IP versi 4 (IPv4)

Internet Protocol version 4 atau IPv4 terdiri dari 32-bit dan bisa menampung lebih dari 4.294.967.296 host di seluruh dunia. Sebagai contoh yaitu 172.146.80.100 , jika host di seluruh dunia melebihi angka 4.294,96.296 maka dibuatlah IPv6

2. IP versi 6 (IPv6)

IPv6 diciptakan untuk menjawab kekhawatiran akan kemampuan IPv4 yang hanya mengunakan 32 bit untuk menampung ip address di seluruh dunia, semakin banyaknya penguna jaringan internet dari hari ke hari diseluruh dunia IPv4 dinilai suatu saat akan mencapai batas maksimum yang  dapat ditampungnya, itulah IPv6 versi 12 bit diciptakan. Dengan kemampuannya yang jauh lebih besar dari IPv4 dinilai akan mampu menyediakan ip address pada seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia yang semakin hari semakin banyak.
Internet protocol versi 6 atau IPv6 ini terdiri dari 128 bit. IP ini 4 kali dari IPv4, tetapi jumlah host yang bisa ditampung bukan  kali dari 4.294.967.296  melainkan 4.294.967.296 pangkat 4, jadi hasil nya 340.282.366.920.93.463.463.374.607.431.768.211.456. Dengan kapasitas alamat IP yang sangat besar pada IPv6, setiap perangkat yang dapat terhubung ke Internet (komputer desktop, laptop, personal digital assistant, atau teleponseluler GPRS/3G) bisa memiliki alamat IP yang tetap. Sehingga, cepat atau lambat setiapperangkat elektronik yang ada dapat terhubung dengan Internet melalui alamat IP yang unik.Protokol IPv6 ini memiliki beberapa fitur baru yang merupakan perbaikan dari IPv4,diantaranya :

1. Memiliki format header baru

Header pada IPv6 memiliki format baru yang didesain untuk menjaga agar overhead header
minimum, dengan menghilangkan field-field yang tidak diperlukan serta beberapa field opsional
yang ditempatkan setelah header IPv6. Header IPv6 sendiri besarnya adalah dua kali dari besar header dari IPv4.
2. Range alamat yang sangat besar
IPv6 memiliki 128-bit atau 16-byte untuk masing-masing alamat IP source dan destination.
Sehingga secara logika IPv6 dapat menampung sekitar 3.4 x 1038 kemungkinan kombinasi alamat.Pengalamatan secara efisien dan hierarkis serta infrastruktur routing
Alamat global dari IPv6 yang digunakan pada porsi IPv6 di Internet, didesain untuk
menciptakan infrastruktur routing yang efisien, hierarkis, dan mudah dipahami oleh pengembang.
1. Konfigurasi pengalamatan secara stateless dan statefull
IPv6 mendukung konfigurasi pengalamatan secara statefull, seperti konfigurasi alamat
menggunakan server DHCP, atau secara stateless yang tanpa menggunakan server DHCP. Pada
konfigurasi kedua, host secara otomatis mengkonfigurasi dirinya sendiri dengan alamat IPv6
untuk link yang disebut dengan alamat link-lokal dan alamat yang diturunkan dari prefik yang
ditransmisikan oleh router local.

2. Built-in security
 
Dukungan terhadap IPsec memberikan dukungan terhadap keamanan jaringan dan menawarkan interoperabilitas antara implementasi IPv6 yang berbeda.
3. Dukungan yang lebih baik dalam hal QoS
Pada header IPv6 terdapat trafik yang di identifikasi menggunakan field Flow Label, sehingga dukungan QoS dapat tetap diimplementasikan meskipun payload paket terenkripsi melalui IPsec.
4. Protokol baru untuk interaksi node
Pada IPv6 terdapat Protokol Neighbor Discovery yang menggantikan Address Resolution Protokol.
5. Ekstensibilitas
IPv6 dapat dengan mudah ditambahkan fitur baru dengan menambahkan
header ekstensi setelah header IPv6. Ukuran dari header ekstensi IPv6 ini hanya terbatasi oleh
ukuran dari paket IPv6 itu sendiri.

Mengapa IPv4 digantikan IPv6 ?

Penjelasan sebelumnya sudah cukup jelas mengapa IPv4 mulai dialihkan ke IPv6 , hal ini dikarenakan mulai banyaknya penguna internet  di dunia yang dengan mudah dapat mengakses internet hanya pada gengaman tangan saja, sementara IPv4 memiliki batasan dalam menyedian alamat IP hal itu menjadi masalah apabila penguna internet seluruh dunia melebihi batasan tersebut, maka karena itu dimulainya secara perlahan pengalihan dengan mengunakan IP versi 6 pada internet yang melengkapi permasalahan IP sebelumnya.
Dan berikut ini adalah table Perbedaannya.


notepedia-Apa itu IPv4 dan IPv6 serta Perbandinganya

Apabila teman memilki suatu tambahan atau pertanyaan dalam artikel ini atau pun suatu kesalahan pada penulisan atau kritika dan saran ,teman dapat bisa tambahkan berupa komentar di bawah ini.nndwn

Sumber Referensi :
http://simforthjoan.blogspot.com/
http://www.patartambunan.com/pengertian-ip-address/
 
notepedia
Dalam file penyimpanan pastinya dua hal tersebut tidak asing lagi FAT32 dan NTFS , system tersebut adalah sebagian dari file  system pemetaan data yang terdapat pada media peyimpanan data seperti hardisk, flashdisk,memory card , dll. tapi ada yang tahu tidak keunggulan dan kekurangan dari system penyimpanan tersebut dan ada yang tahu apa  itu FAT 32 dan NTFS itu ?

 

FAT 32

FAT 32 adalah singkatan dari File Allocation Table yang merupakan perkembangan dari FAT 16 di perkenalkan oleh Windows 95 SP2. FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlat cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16. System ini dapat dibaca di berbagai operating system seperti windows dan Linux namun di system table ini masih ada kelemahannya. Dan berikut ini kelemahan dan keunggulannya :

notepedia
Berikut ini adalah gambar apabila Properties kan pada media penyimpanan yang mengunakan FAT32 , dari gambar tersebut sudah terlihat merupakan beberapa fitur yang terdapat pada FAT32.
Kelebihan :
1.    baik untuk menghandle kapasitas hardisk yang tidak terlalu besar.
2.    Terbaca Diberbagai operating system.
3.    Dapat menampung jumlah cluster yang lebih banyak dibanding FAT 16.
Kekurangan :
1.    Tidak dapat menangani file dengan kapasitas yang besar diatas 32 GB.
2.    Tidak ada fitur keamanan.
3.    Tidak ada fitur kompresi data.
4.    Tidak ada fitur enskripsi data.

Dan berikut ini adalah data ukuran maksimal dan spesifikasi pada system FAT32 :
- Max ukuran filer 4 Gigabyte
- Max jumlah file 65.517
- Max panjang nama file 255
- Max ukuran partisi 2 Terabyte
- Memiliki file permission

NTFS

NTFS merupakan singkatan dari New Technologi File System adalah file berkas yang terbaru dari sebelumnya (FAT32) yang diperkenalkan oleh Windows yang digunakan hingga sekarang. File berkas ini lebih baik dari pada file berkas sebelumnya karena di lengkapi berbagai fitur tambahan yang tidak ada terdapat dari file berkas yang terdahulunya.

notepedia

Dari gambar disamping sudah dapat dilihat berbagai fitur yang terdapat pada tab nya , dan berikut ini adalah kelebihan serta kekurangannya.
Kelebihan :
1. Dapat mengatur kuota volume untuk setiap pengguna.
2. Mendukung sistem berkas terenkripsi secara transparan dengan menggunakan beberapa jenis algoritma enkripsi yang umum digunakan.
3. Mendukung kompresi data yang transparan meskipun tidak memiliki rasio yang besar, dapat digunakan untuk menghemat penggunaan ruangan harddisk.
4. Mendukung penamaan berkas dengan metode pengodean Unicode (16-bit).

Kekurangan:
1. Tidak support dengan banyak sistem operasi Lawas.
2. Tidak bisa terdeteksi ketika melakukan boot dengan floopy.

Dan berikut ini adalah data ukuran maksimal dan spesifikasi pada system NTFS:
- Max ukuran filer 16 Exabyte.
- Max jumlah file 4.294.967.295.
- Max panjang nama file 255.
- Max ukuran partisi 16 Exabyte.
- Memiliki fitur enkripsi dan file permission.

Dan berikut ini adalah table perbandingan di antara NTFS dan FAT32

Karakteristik NTFS FAT32
Jumlah berkas dalam satu volume 232-1 berkas 228 berkas
Berkas atau subdirektori setiap direktori Tidak terbatas 216-2 berkas atau direktori
Kompatibilitas dengan sistem operasi DOS Tidak Tidak
Dapat dual-booting dengan Windows 95/98 Tidak Ya (Windows 95 OSR 2.0 ke atas)
Kompresi data transparan Ya Tidak
Enkripsi Transparan Ya (versi 3.0 ke atas) Tidak
Penetapan kuota ruangan untuk tiap pengguna Ya Tidak
Ukuran berkas maksimum 264 - 1 byte 232 - 1 byte
Ukuran cluster minimum 512 bytes (1 sektor) 512 bytes (1 sektor)
Ukuran cluster maksimum 64 KB (128 sektor) 64 KB (128 sektor)
Ukuran partisi maksimum 232 cluster 4,177,198 cluster
Jumlah berkas tiap partisi 232 - 1 berkas 228 berkas
Jumlah direktori tiap partisi Tidak Terbatas 216 - 2 direktori

Format file NTFS mempunyai minimum cluster size 4kb di Hardisk, jadi sekecil apapun file yg kita buat akan dihitung sebesar 4KB di hardisk. sedangkan Format file FAT32 cluster sizenya 32KB, jadi misalkan kita mempunyai file notepad yg isinya kecil pada saat kita save file tersebut akan tersimpan sebesar 32 KB di hardisk....dari sini bisa diambil kesimpulan juga kalau format file NTFS bisa lebih menghemat space di Hardisk. NTFS merupakan teknologi baru sehingga secara keseluruhan performa meninggalkan FAT32 bila kita terapkan pada tahun sekarang ini.

Apabila teman memilki suatu tambahan atau pertanyaan dalam artikel ini atau pun suatu kesalahan pada penulisan atau kritika dan saran ,teman dapat bisa tambahkan berupa komentar di bawah ini.nndwn

Sumber :
www.omkris.com
www.wikipedia.org
Pengertian,  Jenis - Jenis dan Fungsi ROM (Read Only Memory)ROM merupakan singkatan dari Read Only Memory. ROM adalah perangkat atau peralatan proses yang terdapat di dalam CPU. ROM berisikan suatu program yang telah diterapakan oleh pembuat perangkat komputer dan keberdan program ini tidak dapat diubah, ditambah, maupun dikurangi oleh pemakai Komputer. Isi ROM diperlukan pada saat computer dihidupkan. Perintah yang ada di dalam ROM sebagian akan dipindahkan ke RAM. Di antara perintah dari ROM adalah perintah untuk membaca system operasi dari disk, perintah untuk mengecek semua peralatan yang ada di unit system, dan perintah untuk menampilkan pesan di layar. Isi ROM tidak akan hilang meskipun aliran listrik padam (non volatile).

ROM pada komputer digunakan untuk sebagai penyimpan BIOS (Basic Input Output System). BIOS adalah bagian yang sangat kritis dari suatu sistem operasi, yang berfungsi mengetahui Input dan Output yang terpasang di motherboard dan pengaturan standard lainya seperti waktu dan tanggal. Ketika komputer pertama kali dihidupkan kondisi RAM masih kosong maka perintah pada ROM BIOS yang digunakan oleh CPU, kemudian baru memindahkan file-file tersebut ke dalam RAM dan menjalankannya.

ROM sering ditemukan dalam bentuk IC (Integrated Circuit). IC ROM biasanya memiliki kode tulisan (teks) 27xxx. Angka 27 menunjukkan kode untuk ROM, sedangkan xxx menjunjukkan kapasitas ROM dalan satuan kilo bit.

Fungsi ROM

Seperti telah dijelasakan sebelumnya pada umumnya ROM digunakan untuk menyimpan firmware. Pada perangkat komputer, sering ditemukan untuk menyimpan BIOS. Pada saat sebuah komputer dinyalakan, BIOS tersebut dapat langsung dieksekusi dengan cepat, tanpa harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyimpan lebih dahulu seperti yang umum terjadi pada alat penyimpan lain selain ROM.

Umumnya, pada media simpan lain, jika dieksekusi untuk dibaca isi atau datanya, media simpan tersebut harus dinyalakan lebih dahulu sebelum dibaca, yang tentu saja membutuhkan waktu agak lama. Hal seperti ini tidak terjadi pada ROM.

Pada komputer (PC) modern, BIOS disimpan dalam chip ROM yang dapat ditulisi ulang secara elektrik yang dikenal dengan nama Flash ROM. Itulah sebabnya istilah flash BIOS lebih populer daripada ROM BIOS.

Jenis ROM

Sampai sekarang dikenal beberapa jenis ROM yang pernah beredar dan terpasang pada komputer, antara lain Mask ROM, PROM, EPROM, EAROM, EEPROM, dan Flash Memory. Berikut ini disajikan uraian singkat dari masing-masing jenis ROM tersebut.

Pengertian dari masing-masing jenis ROM antara lain :

PROM

PROM kependekan dari Programmable Read Only Memory. PROM adalah salah satu jenis ROM, merupakan alat penyimpan berupa memori (memory device) yang hanya bisa dibaca isinya. PROM memang tergolong memori non-volatile, artinya program yang tersimpan di dalamnya tidak akan hilang walaupun komputer dimatikan (tidak mendapatkan daya listrik). Program yang tersimpan di dalamnya bersifat permanen. Biasanya digunakan untuk menyimpan program bahasa mesin yang sudah menjadi bagian hardware (perangkat keras) komputer. Contohnya adalah program yang men-start komputer ketika komputer baru dinyalakan (di-on-kan). Program yang ada di dalam PROM diisi oleh pabrik pembuatnya. Pengisian program ke dalam PROM menggunakan alat khusus bernama PROM burner, atau PROM Writer Program atau informasi yang telah diisikan atau direkamkan ke dalam PROM, tidak dapat dihapus lagi.

EPROM

EPROM  kependekan  dari Erasable  Programmable  Read  Only Memory. EPROM berbeda dengan PROM. EPROM adalah jenis chip memori yang dapat ditulisi program secara elektris. Program atau informasi yang tersimpan di dalam EPROM dapat dihapus bila terkena sinar ultraviolet dan dapat ditulisi kembali. Kesamaannya dengan PROM adalah keduanya merupakan jenis ROM, termasuk memori non-volatile, data yang tersimpan di dalamnya tidak bisa hilang walaupun komputer dimatikan, tidak membutuhkan daya listrik untuk mempertahankan atau menjaga informasi atau program yang tersimpan di dalamnya. Alat yang dapat digunakan untuk menghapus isi chip EPROM adalah UV PROM eraser. Alat ini akan menyinarkan sinar ultraviolet ke memori tempat data disimpan dalam chip EPROM (disinarkan tepat pada lubang kuarsa bening). Dengan demikian, chip EPROM dapat digunakan kembali dan dapat diisikan informasi/program baru ke dalamnya. Informasi lain menyebutkan bahwa alat yang dapat digunakan untuk menghapus isi EPROM adalah EPROM Rewriter.

EEPROM

EEPROM kependekan dari Electrically Erasable Programmable Read Only Memory. Seperti halnya PROM dan EPROM, EEPROM merupakan memori non-volatile. Informasi, data atau program yang tersimpan di dalamnya tidak akan hilang walaupun komputer dimatikan, dan tidak membutuhkan daya listrik untuk mempertahankan atau menjaga informasi atau program yang tersimpan di dalamnya. EEPROM adalah komponen yang banyak digunakan dalam komputer dan peralatan elektronik lain untuk menyimpan konfigurasi data pada peralatan elektronik tersebut. Kapasitas atau daya tampung simpan datanya sangat terbatas. Pada sistem hardware komputer, chip EEPROM umumnya digunakan untuk menyimpan data konfigurasi BIOS dan pengaturan (setting) sistem yang berhubungan dengannya.

EEPROM memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan EPROM. EEPROM dapat dihapus secara elektris menggunakan sinar ultraviolet, sehingga proses penghapusannya lebih cepat dibandingkan EPROM. Penghapusan juga dapat dilakukan secara elektrik dari papan circuit dengan menggunakan perangkat lunak EEPROM Programmer. Alat yang dapat digunakan untuk menghapus isi EEPROM disebut EEPROM Rewriter. Produk EEPROM versi awal, hanya dapat dihapus dan diisi ulang kurang lebih sebanyak 100 kali. Sedangkan produk-produk terbaru dapat dihapus dan diisi ulang (erase-rewrite) sampai ribuan kali (bahkan beberapa informasi menyebutkan mampu sampai 100 ribu kali)

Flash Memory

Flash memory yang dikenal pula dengan sebutan memori flash, adalah memori sejenis EEPROM yang memberikan banyak lokasi memori untuk dihapus atau ditulisi dalam suatu operasi pemrograman. Flash memory tetap dapat menyimpan data tanpa memerlukan penyediaan listrik. Penulisan ke dalam flash memori dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut EEPROM Writer atau software yang dapat menulisi Flash ROM. Sedangkan penghapusan datanya dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut EEPROM Writer, atau langsung secara elektrik dari papan sirkuit dengan menggunakan software Flash BIOS Programmer. Memori jenis ini banyak digunakan dalam  kartu memori, drive flash USB, kamera digital, pemutar MP3, hingga telepon genggam.

BIOS dan ROM

BIOS memang berkaitan erat dengan ROM, sebab sebagian besar BIOS yang terdapat di dalam perangkat keras komputer disimpan di dalam ROM, baik PROM, EPROM, EEPROM, Flash ROM, ataupun jenis ROM lainnya. Namun, setelah tahun 1995, EEPROM dan Flash Memory lebih banyak digunakan daripada jenis ROM lainnya karena BIOS yang terdapat pada kedua jenis ROM ini mudah dihapus dan ditulisi lagi sehingga membuka kemungkinan dilakukannya update BIOS. Update BIOS seringkali diperlukan oleh para pengguna komputer karena beberapa alasan, antara lain:

  1. Untuk mendukung prosesor yang lebih baru, sebab pengguna komputer baru saja mengganti prosesor yang lama dengan prosesor tipe baru untuk mendapatkan kinerja yang lebih baik.
  2. Untuk mendukung perangkat lain yang baru dipasangkan karena BIOS yang lama belum memberikan dukungan pada perangkat tipe baru tersebut.
  3. Adanya bug yang mengganggu pada BIOS yang lama.
  4. Atau berbagai alasan lainnya.

Para produsen  motherboard sering menyediakan BIOS versi baru untuk meningkatkan kemampuan produk mereka atau untuk membuang bug-bug yang mengganggu. Adanya bug-bug pada BIOS biasanya baru diketahui setelah BIOS tersebut dirilis. Oleh karena itu BIOS yang ber-bug harus di-update dengan BIOS versi yang lebih baru yang merupakan edisi perbaikan dari BIOS yang lama.
Proses update BIOS harus dilakukan dengan cermat dan hati-hati. Proses update yang tidak benar dapat mengakibatkan tidak berfungsinya motherboard (motherboard mati), karena firmware yang digunakan untuk membantu proses booting (BIOS) tidak dapat berfungsi. Kerusakan yang terjadi bukan kerusakan fisik komponen  motherboard, tetapi kerusakan software BIOS (firmware) yang ada pada EEPROM atau Flash Memory.

Kebanyakan  BIOS  pada saat ini, memiliki sebuah region (lokasi) di dalam  EEPROM atau Flash Memory yang disebut dengan istilah Boot Block yang sengaja ‘dilindungi’ dan tidak dapat di-upgrade. Ketika komputer dinyalakan, Boot Block tersebut selalu dieksekusi pertamakali. Kode dari Boot Block akan  mem-verifikasi BIOS untuk mengetahui apakah BIOS dalam kondisi normal atau  rusak. Apabila BIOS dalam kondisi normal (tidak rusak), komputer segera mengeksekusi BIOS itu sendiri. Sebaliknya, bila ternyata BIOS mengalami kerusakan, maka boot block akan menampilkan pesan di layar monitor agar pengguna komputer melakukan pemrograman (pengisian) BIOS lagi dengan menggunakan versi BIOS yang sama atau di-update dengan versi BIOS yang lebih baik. Program BIOS yang digunakan untuk meng-update biasanya disimpan di dalam disket, di dalamnya tersimpan flash memory programmer dan image BIOS.

Penulis :
Iwan Nasri Item Kupula acemedia.edu
Penjelasan Northbridge dan Southbridge Chipset- notepedia Mungkin sudah tidak asing lagi dengan  northbrige (Utara) dan Southbridge ( Selatan ) adalah chipset mengatur atau mengelola aliran data yang menghubungkan device (perangkat) pada motherboard sehingga chipset yang menyatukan fungsi perangkat sehingga cara kerja perangkat tersebut dapat berjalan dengan baik baik dalam satu personal computer , di dalam motherboard terdapat dua jenis chipset yang memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing dan berikut ini penulis akan menjelaskan kengunaan dua chipset tersebut 

Apa itu Northbridge

Main Controller yang mengatur jenis Prossesor , mengatur kecepatan memory dan jenisnya yang menjamin supporr AGP dan Bandwith pada Bus Datanya, ciri khusus Northbridge pada motherboard memilki heatsink pada motherboard tersebut dan bentuk yang lebih besar dari pada chispset southbridge dan anda dapat menemukannya disekitar Soket prossesor karena memang chipset ini bertugas menghubungkan data dari prossesor,RAM,PCI Exp , AGP .

Northbridge disebut juga dengan nama memory controller hub (MCH). Perusahaan pembuat chipset yang menggunakan nama sebutan MCH ini adalah Intel. Sedangkan AMD, VIA dan perusahaan lainnya lebih banyak menggunakan nama sebutan northbridge.

Northbridge memiliki peran khusus yang sangat penting dalam suatu sistem motherboard. Northbridge adalah bagian yang menghubungkan prosesor (CPU) ke sistem memori dan graphics controller (AGP dan PCI Express) melalui bus berkecepatan tinggi, dan ke southbridge. Dengan demikian, Northbridge bertugas mengendalikan/ menangani komunikasi antara CPU, RAM, AGP atau PCI Express, dan southbridge. Bahkan pada sebagian chipset, di dalam northbridge juga berisi integrated video controller (pengendali video terintegrasi). Pada sistem Intel istilah integrated video controller ini disebut dengan nama Graphics and Memory Controller Hub (GMCH).

Northbridge juga berperan menentukan jumlah, type dan kecepatan CPU yang dapat dipasangkan pada motherboard, termasuk menentukan jumlah, kecepatan dan type RAM yang dapat digunakan. Setiap jenis chipset, kebanyakan dirancang hanya untuk mendukung seri prosesor tertentu saja, dengan jumlah RAM yang dapat dipasangkan bervariasi bergantung type prosesor dan desain motherboardnya sendiri.

Pada motherboard untuk prosesor Pentium (sebelum Pentium II), kapasitas RAM yang dapat dipasangkan seringkali dibatasi sampai 128 MB saja. Sedangkan motherboard untuk Pentium 4, kapasitas RAM yang dapat dipasangkan dibatasi 4 GB. Perlu diketahui bahwa sejak era Pentium Pro muncul, arsitektur Intel yang diterapkan prosesor tersebut dapat mengakomodasi address fisik lebih besar dari 32 bit, biasanya 36 bit, sehingga mampu mendukung RAM hingga 64 GB. Namun, jarang ada motherboard yang didesain mampu mendukung RAM hingga 64 GB, lagi pula banyak faktor pembatas lain yang tidak memungkinkan diterapkannya fitur RAM tersebut, misalnya keterbatasan dukungan dari OS dan mahalnya harga RAM).

Sampai saat ini, tidak begitu banyak chipset yang mampu mendukung dua tipe RAM sekaligus. Biasanya chipset semacam ini baru diproduksi bila muncul standart baru yang ditetapkan oleh pabrik karena munculnya perkembangan teknologi baru. Contoh northbridge yang hanya mendukung satu type RAM adalah northbridge dari chipset NVIDIA nForce. Chipset ini hanya dapat dipasangkan dengan prosesor AMD yang didesain menggunakan soket A yang dikombinasi dengan pemakaian DDR SDRAM. Contoh lainnya adalah chipset Intel i875. Chipset ini hanya dapat bekerja dengan prosesor Pentium 4 atau Celeron yang memiliki clock speed lebih tinggi dari 1,3 GHz yang dikombinasi dengan pemakaian DDR SDRAM. Sedangkan contoh chipset yang dapat mendukung dua tipe RAM adalah chipset Intel i915.

Chipset tersebut dapat bekerja dengan prosesor Intel Pentium 4 dan Celeron yang menggunakan menggunakan DDR maupun DDR2.Pada perkembangan selanjutnya, memory controller yang menangani komunikasi antara CPU dan RAM tidak lagi berada pada chipset, memory controller tersebut dipindahkan ke prosesor, terintegrasi dengan die prosesor. Contoh prosesor yang telah dilengkapi dengan memory controller ini adalah prosesor AMD64. Akibatnya, chipset untuk prosesor AMD64 (misalnya chipset NVIDIA nForce3) menjadi single chip (chip tunggal) yang merupakan gabungan dari semua fitur southbridge dengan port AGP. Chipset ini dihubungkan langsung ke CPU (prosesor). Sedangkan Intel juga akan melakukan hal yang sama, yaitu mengintegrasikan memory controller tersebut ke dalam prosesor produksinya. Rencananya kelak akan diterapkan pada prosesor yang berbasis mikroarsitektur Nehalem atau Intel i7.

Apa itu  Southbridge

Sama halnya dengan Northbridgeyang memilki fungsi mengelola dan mengaliri data namun pada bagian bawah pada motherboard ,southbrige memilki fungsi sebagai input dan output controller yang mengatur kecepatan tranfer storoge . ciri khususnya pada chipset ini  kurang mencolok dari chipset northbridge bentuknya lebih kecil dari chipset northbridge namun apabila anda melihat heatsink pada bagian motherboard bagian itu berarti chipset southbridge , chipset ini memilki dukungan peripherall transfer input dan output seperti :  Interface USB 2.0 , firewire soudcard , PCI ,dan mengatur inputan dari perngkat external lainya seperti mouse dan keyboard dan networking.

Southbridge adalah bagian dari chipset yang mengontrol bus IDE, USB, dukungan Plug and Play, menjembatani PCI dan Isa, mengontrol keyboard dan mouse, fitur power management dan sejumlah perangkat lainnya.
Southbridge berhubungan dengan pheriperal, memalui jalur penghubung yang kecepatannya (kecepatan bus) lebih lambat (misalnya bus PCI dan bus ISA) dibandingkan jalur penghubung yang digunakan oleh northbridge. Pada beberapa chipset modern, southbridge sebenarnya mengandung (memuat) pheripheral yang terintegrasi pada chip, seperti ethernet, USB, dan audio.

Perbedaan Northbridge dan Southbridge

mungkin dari penjelasan di atas teman sudah mempu membedakan antara northbridge dan southbridge , dua perangkat tersebut memilki dua fungsi yang sama namun tugas yang berbeda. mengapa chipset northbridge memiliki heatsink yang besar dan lebih khusus dari pada chipset southbridge , karena chipset northbridge ini memilki fungsi vital yang mengatur dan mengliri data muatan perangkat yang penting seperti prossesor dan RAM sehingga chipset ini sangatlah mudah panas.

Penjelasan Northbridge dan Southbridge Chipset- notepedia

Asal mula istilah northbridge dan southbridge

Pemunculan istilah northbridge dan southbridge berawal dari kebiasaan dalam menggambar suatu bagan atau peta tentang arsitektur suatu komponen. CPU biasanya diletakkan pada bagian atas (puncak) bagan. Pada suatu peta, bagian atas selalu identik dengan arah utara. CPU kemudian dihubungkan dengan chipset melalui fast bridge atau jalur penghubung cepat yang menyambung langsung di bagian atas unit chipset. Itulah sebabnya bagian yang langsung berhubungan dengan CPU tersebut disebut northbridge. Northbridge ini kemudian dihubungkan dengan bagian bawah unit chipset melalui slow bridge atau jalur penghubung yang lebih lambat. Unit chipset bagian bawah ini kemudian disebut southbridge. Jika bagian atas menyimbolkan arah utara, dengan sendirinya bagian bawah menyimbolkan arah selatan. Itulah sebabnya disebut dengan istilah southbridge. contohnya seperti ini :


Referensi terkait :
http://wwwa3fw.blogspot.com/2009/02/southbridge-dan-northbridge.html
tips_dan_trick_memilih_power_suply
Power Supply atau disingkat dengan PSU salah satu perankat keras yang terdapat pada Komputer yang berfungsi sebagai mengalirkan sumber daya listrik pada perangkat keras lainya . pada dasarnya tujuan pada Power supply ini sederhana mengubah dari arus AC menjadi DC lalu di teruskan pada komponen lainnya. namun banyak perangkat keras ini banyak di lupakan nilai kepentingannya pada dasar power supply ini adalah jantung kehidupan pada komputer tersebut prinsipnya seperti ini power supply rusak computer tidak dapat menyala kembali. jadi power supply sangat lah penting dari perangkat -perangkat keras lainya,namun sebelum memilih power supply yang terbaik itu apa aja sebelum itu tidak ada salahnya mengenal power supply tersebut

Apa sih Power Supply Itu ?

Power supply adalah bagian dalam komputer yang berfungsi menyuplai tegangan ke komponen – komponen lain dari komputer. Power supply juga biasa disebut dengan power conversion karena fungsi utama dari power supply adalah mengubah  arus listrik bolak – balik / AC (arus listrik yang dari PLN) menjadi arus searah /DC. Kenapa harus diubah menjadi DC. Hal itu dikarenakan komponen elektronika yang ada dalam komputer itu hanya membutuhkan DC.

Apasaja tipsnya memilih PSU tersebut ?

Nah, memilih power supply yang bagus wajib kita lakukan untuk menjaga keawetan komponen lainnya, jangan sampai menggunakan power supply abal-abal yang justru semakin memperpendek usia komputer . berikut tips memilih PSU nya
  1. Perkirakan jumlah daya yang dibutuhkan untuk komputer , gunakan tool-tool yang ada di internet untuk membantu perhitungan
  2. Kemudian cari power supply yang cukup untuk memenuhi daya yang dibutuhkan oleh komputer.
  3. Ketika mencari PSU, jangan asal pilih PSU yang murah yang murah belum tentu bagus.
  4. Coba lihat rating PSU yang  dapatkan di internet, bagaimana ulasan para konsumen terhadap PSU tersebut.
  5. Usahakan untuk membeli PSU dari merk-merk yang sudah terpercaya dalam bidangnya, misalkan seasonic, Digital Alliance, dan masih banyak lagi.
  6. Cari yang sudah memiliki cap bronze (minimal), yaitu sertifikat yang diberikan kepada PSU dimana psu tersebut mampu membeikan efisiensi diatas 80 Selain itu, psu yang sudah berlabel 80+ juga bukan sembarangan PSU, PSU tersebut harus melewati berbagai macam tahapan agar bisa lolos.
Power_Supply_hardware

Bagaimana Menghitung PSU itu ?  

Pada dasarnya PSU hanya memiliki 3 satuan

W= Watt (Watt)
A= Amperage (Ampere, Arus)
V= Voltage (Voltase, Tegangan)
di mana, W = V * A

Didalam PSU terdapat rail,apa itu rail ? , Rail itu jalur yang ada dari Power Supply untuk menghantarkan listrik yang tadinya dari arus AC (PLN) yang di convert ke DC untuk diteruskan ke komponen perangkat keras lainya.

Pada PSU-PSU modern/masa kini, PSU dibagi Rail nya menjadi +3.3v, +5v, +12v, -5v dan -12v
Negatif di asumsikan menjadi 'Ground' atau nilai Netral yang hanya memberi sambungan arus dari kutub Positif.Rasa saya hal ini tidak perlu di bahas namun apabila anda kamu ingin mendalami PSU tersebut hal ini cukup bernilai penting,

Kenapa Rail itu Penting ? 

Berikut ini membuktikan rail itu memang penting
Rail menentukan hasil output akhir dalam bentuk Watt (W).
Rail 3.3V. 30A menghasilkan 3.3V*30A = 100W (coklat)
Rail 5V. 20A menghasilkan 5V*20A = 100W (merah)
Rail 12V. 25A menghasilkan 12V*25A = 300W (kuning)
Maka dari itu, Grand Total Output / Daya, bisa dibilang 500W.

Mulai masa sekarang dan mendatang, terlihat komputer mulai menggunakan komponen yang lebih menyedot arus 12V. Bisa dilihat dari GPU (VGA Card) masa kini yang hanya murni menggunakan Power dari arus 12V besar2an hingga 200Watt lebih. Dan juga komponen kecil-kecil seperti Fan, Neon CCFL, dsb selain USB Devices. Maka dari itu, Produsen PSU biasanya membagi Rail nya menjadi beberapa bagian, misalnya, 2 rail, 4 rail, bahkan 6 rail. Terutama di Rail 12V. Tujuan pembagian ini sebenarnya juga untuk memberikan pasokan listrik yang lebih stabil bagi komputer sehingga komponen bisa menjadi lebih dingin.

Jadi,Banyak Makan Listrik Dong ?

Pengunaan power supply ini sesuai kebutuhan pengunaan jadi maka karena itu harus menghitung juga nama nya efiensinya agar mengetahui hasilnya. Efisiensi pada Power Supply adalah rasio antara output yang berguna pada perangkat konversi energi dan input, contohnya jika sebuah komputer memakan daya 250 watt yang terserap dari PLN (Perusahaan Listrik Negara) adalah 300 watt. jadi efisiensinya sekitar 83%, efisiensi akan terasa pada rekening tagihan listrik maka makin tinggi efisiensi, komputer kalian akan menyerap daya yang lebih kecil.

Contoh:
Power Supply 400 watt A efisiensi pada daya 200 watt adalah 75%
Power Supply 400 watt B efisiensi pada daya 200 watt adalah 83%
Efisiensi adalah berapa daya yang diambil dari listrik rumah kita (AC) untuk mengeluarkan jumlah output di Power Supply (DC). Cara hitung efisiensi adalah jumlah daya yang dipakai PSU dibagi dengan persentase efisiensi, mari kita hitung:
Power Supply A 200 watt / 75% = 266W
Power Supply B 200 watt / 83% = 240W
Jadi kesimpulannya Power Supply B lebih hemat listrik, karena untuk output 200 watt daya listrik yang diambil dari rumah kita adalah 240 watt, dimana Power Supply A untuk output daya 200 watt membutuhkan daya 266 watt.

Jadi PSU baik itu seperti apa dong ?

Kalau mau yang berkualitas tinggi pasti perlu nguras kocek kocek yang dalam karena kuliatas itu sebanding dengan harga, Berikut ciri-ciri power supply yang berkualitas :

1.    Harga Lumayan Mahal.
Untuk  350 Watt harga berkisar Rp. 400 ribu, 400 Watt harga berkisar Rp. 450 ribu sampai dengan Rp.500 ribu, sedangkan 500 Watt harga berkisar Rp. 600 ribu sampai dengan Rp. 850 ribuan. Untuk wattage yang lebih besar, harga dipastikan lebih mahal lagi. Harga mahal ini merupakan kompensasi dari komponen yang memang memiliki kualitas yang bagus dan lebih tahan lama.

2.  Berat power supply lebih dari power supply biasa.
Secara fisik, bobot power supply yang baik lebih berat dari yang biaa saja. Hal ini disebabkan karena power supply yang bagus menggunakan bahan – bahan terpilih, misalnya kabel-kabelnya memiliki serat tembaga yang lebih tebal, kapasitor yang ada didalamnya menggunakan kapasitor yang lebih banyak jumlahnya, dan lilitan kabel pada kumparan-kumparannya pun lebih banyak. Selain itu, power supply yang bagus, biasanya menggunakan kabel berlapis yang sering disebut dengan cable sleeving.

3.    Memiliki UL Number
UL number merupakan tanda produsen sebuah power supply. Dengan mengetahui identitas produsen/pabrik power supply tersebut kita dapat mengetahui apakah kualifikasi produknya telah bersertifikasi internasional. UL Number ini dapat di cek secara online lewat situs : http://www.ul.com/database/.

4.    Memiliki label spesifikasi voltase dan ampere yang digunakan, melekat di body power supply.
jika kita mengukur dengan Voltmeter atau Ampere meter, spesifikasi yang ada pada label tersebut sama persis dengan yang hasil pengukuran yang tertera.

5.    Mempunyai kemampuan lain, misalnya:
Active PFC (Power Factor Correction), yaitu rangkaian khusus yang digunakan untuk mengukur seberapa efisien komsumsi daya listrik.
Over Voltage Protection, yaitu kemampuan power supply untuk mencegah kerusakan komponen yang terhubung karena adanya lonjakan voltase listrik yang tiba-tiba.
Continuous Output, yaitu kemampuan power supply untuk memberikan daya setiap saat dibutuhkan.

Isu-isu apasaja yang sering bermasalah di power Supply?

Namanya juga sebuah perangkat elektronik pastinya mengalami kendala atau masalah selama dalam pemakaiannya namun itu semua tergantung kualitas barangnya dan juga perawatanya itu sendiri berikut ini saya akan jelaskan masalah - masalah apasaja yang sering terjadi pada power supply sehingga mengalami kerusakan pada PSU

  • Berdebu di karenakan  banyak masuknya debu pada fan (kipas) power supply
  • kipas power supply berhenti tidak bisa berputar namun power supply tetap berjalan
  • Electrolit Condensator (ELCO) pada power supply sudah kadaluarsa atau rusak sehingga power supply tidak dapat menyalurkan aliran listrik ke feripheral.
  • lonjakan listrik yang disebabkan pln di karenakan turun naiknya daya listrik pln

Merk apa yang rekomended buat PSU ?

sebenarnya saya sudah merasa dirugikan karena merek ini telah beriklan di blog saya , hehe . namun tidak ada salahnya saya memberikan nama merk tersebut sebagai intervensi kedepannya.

Merek-merek  direkomendasikan yang kebanyakan beredar di Indonesia:
  • Corsair
  • Silverstone
  • Antec
  • Enermax
  • FSP (Fortron)
  • Mushkin
  • OCZ Technology
  • Tagan
  • PowerLogic
  • Thermaltake ToughPower Only

Merek-merek  tidak direkomendasikan yang kebanyakan beredar di Indonesia:
  • Mentari Power
  • e-Pro
  • Simbadda
  • Codegen
Nah berikut ada ulasan saya mengenai PSU yang saya dapat dari beberapa referensi di situs lainya dan juga dari pengalaman saya sendiri, apabila ada lagi pertayaan lainya teman bisa tinggalkan komentar dibawah ini.nndwn

Monday, January 4, 2016

teknik komputer notepedia
Mungkin cara ini sangat bermanfaat bagi teman-teman yang sering mengunakan komputer yang tiba-tiba di colok flashdisk sembarangan oleh teman lainya yang tanpa seizin kamu sendiri. Nah , kali ini saya akan menunjukan sebuah cara agar komputer kamu terlindungin dari pencurian data yang mengunakan flashdisk , cara kerja trick ini adalah kamu bisa memasukan data melalui komputer tapi kamu tidak dapat mengirim data tersebut ke flashdisk kecuali kamu sudah non aktivekan cara ini. Cara nya cukup mudah tidak perlu mengunakan software lagi seperti USB BLOCK atau software pengunci flashdisk lain nya yang begitu merepotkan bagi pengunanya sendiri.

Trik ini dapat di jalan kan melalui windows xp dan windows 7 dan mungkin dapat di jalan kan juga di windows versi terbaru nya. Nah, sekarang kita lanjutkan saja menuju materi :

     1. buka run pada windows atau tekan WIN+R, lalu ketik pada kotak run tersebut REGEDIT maka akan terbuka registry editor.seperti gambar berikut :

regedit-teknik komputer

     2. apabila sudah dibuka maka kamu buka directory HKEY_LOCALMACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > control

    3.Klik kanan pada folder Control lalu pilih New -–> Key lalu berikan nama nya menjadi “StorageDevicePolicies”

teknik komputer

    4. Klik kanan di folder dengan nama “StorageDevicePolicies”, lalu pilih New –> Dword , dan Berikan  nama pada dword tersebut “WriteProtect”

teknik komputer-notepedia


    5.  Klik dua kali Dword dengan nama “WriteProtect” tersebut, kemudian ganti Value Data menjadi 1 seperti gambar berikut


teknik komputer-notepedia

    6. Setelah selesai langkah di atas selanjutnya Restart Komputer anda.

Untuk mengembalikan settingan seperti semula silahkan tinggal mengganti Value Data dari keyWriteProtect” menjadi 0. Mungkin Cuma itu saja tapi kalau ada kesalahan atau ada tambahan dalam pengunaan setting tersebut jangan sungkan-sungkan untuk mengirim komentar nya disini , semoga bermanfaat dan gunakan yang sebaik-baik nya.nndwn

baca juga memblokir usb dengan mngunakan gpedit.msc 
Tombol-tombol shortcut sangat membantu karena lebih praktis dan cepat, jadi tidak perlu lagi susah-susah meng-klik menu yang notabene membuang waktu dan membosankan. Mungkin shortcut ini sangat bermanfaat bagi kamu yang sering sekali berkerja dengan mengunakan  software office mengelola kata tersebut.
untuk Dalam artikel ini akan dilampirkan tombol-tombol shortcut beserta penjelasannya yang di bagi beberapa bagian.
  • Berhubungan Dengan Dokumen dan Jendela dokumen/window
  • Berhubungan Dengan Cetak/Print dan Print Preview
  • Berhubungan Dengan Footnote dan Endnote
  • Berhubungan Dengan delete, copy dan move
  • Berhubungan dengan Karakter/simbol special
  • Berhubungan dengan menyorot / memblok teks
  • Berhubungan dengan pergerakan kursor
  • Berhubungan Dengan Pergerakan Pada table
  • Berhubungan dengan teks dan paragraft
  • Berhubungan dengan mail merge
  • Shortcut mengunakan Tombol Fungsi ( F1 , F2, dll )
  • Shortcut tombol Fungsi yang mengunakan tambahan Ctrl
  • Shortcut tombol Fungsi yang mengunakan tambahan Shift
  • Shortcut tombol Fungsi yang mengunakan tambahan Ctrl + Shift
  • Shortcut tombol Fungsi yang mengunakan tambahan Alt
  • Shortcut tombol Fungsi yang mengunakan tambahan Ctrl + Alt
  • Shortcut tombol Fungsi yang mengunakan tambahan Shift + Alt
Langsung Saja lihat daftar shortcut untuk Microsoft Word Berikut ini, artikel download ada pada link yang paling akhir :

Berhubungan Dengan Dokumen dan Jendela dokumen/window


Daftar Shortcut 
Shorcut Fungsi
CTRL+N
Membuat dokumen baru
CTRL+O
Membuka dokumen.
CTRL+S
Menyimpan dokumen yang sedang dibuka/diedit
CTRL+W
Menutup dokumen. Jika dokumen belum disimpan, akan muncul kotak dialog yang menanyakan apakah dokumen ingin disimpan atau
tidak.
 CTRL+ALT+S
Membagi (split) jendela dokumen menjadi dua bagian. Setelah mengetik CTRL+ALT+ S, klik pada posisi yang diinginkan.
SHIFT+ALT+C
Menutup kembali jendela dokumen yang telah dibagi dua bagian / displit (CTRL+ALT+ S)
CTRL+ALT+P
Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Print Layout. Lihat menu View
CTRL+ALT+O
Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan outline. Lihat menu View
CTRL+ALT+N
Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Normal. Lihat menu View
ALT+R
Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Reading. Lihat menu View
Berhubungan Dengan Pencarian dan Penelusuran Dalam Dokumen
CTRL+F
Mencari teks atau objek spesial lainnya dalam dokumen
ALT+CTRL+Y
Melanjutkan pencarian CTRL+F setelah kotak dialog pencarian ditutup
CTRL+H
Mencari teks tertentu di dalam dokumen kemudian menimpanya/menggantinya dengan teks lain
CTRL+G
Cara singkat untuk menuju ke suatu halaman, bookmark, footnote, tabel, komentar (comment), gambar,atau ke lokasi tertentu lainnya.
ALT+CTRL+Z
Pindah ke dokumen lain, atau ke bagian lain dalam dokumen, atau antar dokumen dengan email yang diedit di MS Word.
ALT+CTRL+PAGE UP
Pindah ke awal tampilan di monitor
ALT+CTRL+PAGE DOWN
Pindah ke akhir tampilan di monitor
CTRL+HOME
Pindah ke awal dokumen
CTRL+END
Pindah ke akhir dokumen
HOME
Pindah ke awal baris
END
Pindah ke akhir baris

Berhubungan Dengan Cetak/Print dan Print Preview

Daftar Shortcut 
Shorcut Fungsi
CTRL+P Cetak dokumen (membuka kotak dialog Print)
ALT+CTRL+I Atau CTRL+F2 Pindah ke tampilan print preview atau sebaliknya ke tampilan standar
PAGE UP atau PAGE DOWN Pindah ke halaman sebelumnya atau sesudahnya dalam tampilan print preview
CTRL+HOME Pindah ke halaman pertama dalam tampilan print preview
CTRL+END Pindah ke halaman terakhir dalam tampilan print preview

Berhubungan Dengan Footnote dan Endnote

Shorcut Fungsi
ALT+CTRL+F Menambahkan footnote
ALT+CTRL+D Menambahkan endnote

Berhubungan Dengan delete, copy dan move

Daftar Shortcut 
Shorcut Fungsi
BACKSPACE Menghapus satu karakter ke kiri
CTRL+BACKSPACE Menghapus satu kata ke kiri
DELETE Menghapus satu karakter ke kanan
CTRL+DELETE Menghapus satu kata ke kanan
CTRL+X Cut : Mengambil teks/gambar
CTRL+C Copy: menduplikat teks/gambar
CTRL+ V Paste: menyisipkan teks/gambar yang telah di-cut atau di-copy

Berhubungan dengan Karakter/simbol special

Daftar Shortcut 
Shorcut Fungsi
F2 Memindahkan teks atau gambar. Caranya: pilih dulu (sorot) teks yg akan dipindahkan, lalu tekan F2, lalu klik pada posisi dimana teks tersebut akan dipindahkan, lalu tekan ENTER.
CTRL+F9 Membuat sebuah field
SHIFT+ENTER Membuat baris baru
CTRL+ENTER Membuat halaman baru
CTRL+SHIFT+ENTER Membuat bagian dokumen baru. Bagian yang baru ini bukan lanjutan dari halaman sebelumnya, jadi nomor halamannya bisa dimulai dari yang baru, atau orientasi halamannya (portrait/landscape) bisa beda.
CTRL+SHIFT+SPACEBAR Membuat spasi yang tidak bisa dipisahkan. Maksudnya seolah-olah dua kata yang berada di antara spasi tersebut tetap berada dalam satu baris.
ALT+CTRL+C Simbol Copyright ( © )
ALT+CTRL+R Simbol Registered Trademark ( ® )
ALT+CTRL+T Simbol Trademark
ALT+”kode simbol” Memasukkan simbol tertentu sesuai dengan kode simbolnya (desimal ANSI). Kode simbolnya berupa angka-angka yang harus diketikkan melalui Keypad Numeric.

Berhubungan dengan menyorot / memblok teks

Daftar Shortcut 
Shorcut Fungsi
SHIFT+ (tombol panah) Atau SHIFT+(klik mouse) Menyorot teks. Caranya: tekan tombol SHIFT (jangan dulu dilepas) lalu tekan tombol tanda panah atau klik di tempat yang diinginkan.
CTRL+(sorot yang lain) Menyorot teks terpisah. Caranya: setelah menyorot sebuah teks, anda bisa juga menyorot teks lain yang bukan lanjutan dari teks tersebut dengan menekan tombol CTRL.
F8 Menghidupkan mode penyorotan, yaitu menyorot teks tanpa menggunakan tombol SHIFT. Caranya: tekan F8 satu kali, lalu tekan tombol panah ke arah yang anda inginkan. Untuk mengakhiri mode penyorotan, tekan ESC. Jika anda tekan F8 dua kali, secara otomatis akan menyorot satu kata, jika tekan F8 tiga kali akan menyorot satu kalimat, dan seterusnya. Untuk mengurangi ukuran penyorotan, tekan SHIFT+F8. Jangan lupa menekan ESC untuk mengakhiri mode penyorotan.
ESC Mengakhiri mode penyorotan.
SHIFT+HOME Menyorot hingga ke awal baris
SHIFT+END Menyorot hingga ke akhir baris
SHIFT+PAGE DOWN Menyorot hingga satu layar ke bawah
SHIFT+PAGE UP Menyorot hingga satu layar ke atas
CTRL+SHIFT+HOME Menyorot hingga ke awal dokumen
CTRL+SHIFT+END Menyorot hingga ke akhir dokumen
ALT+CTRL+SHIFT+PAGE UP Menyorot hingga ke awal tampilan di monitor
ALT+CTRL+SHIFT+PAGE DOWN Menyorot hingga ke akhir tampilan di monitor
CTRL+A Menyorot seluruh isi dokumen
CTRL+SHIFT+F8  kemudian tekan tombol panah Menyorot teks secara vertikal
TAB Menyorot isi sel berikutnya dalam tabel
SHIFT+TAB Menyorot isi sel sebelumnya dalam tabel

Berhubungan dengan pergerakan kursor

Daftar Shortcut 
Shorcut Fungsi
CTRL+(panah kiri) Pindah satu karakter/huruf ke kiri
CTRL+(panah kanan) Pindah satu karakter/huruf ke kanan
CTRL+(panah atas) Pindah satu paragraf ke atas
CTRL+(panah bawah) Pindah satu paragraf ke bawah
END Pindah ke akhir baris
HOME Pindah ke awal baris
ALT+CTRL+PAGE UP Pindah ke awal tampilan di monitor
ALT+CTRL+PAGE DOWN Pindah ke awal tampilan di monitor
PAGE UP Pindah satu halaman ke atas
PAGE DOWN Pindah satu halaman ke bawah
CTRL+PAGE DOWN Pindah ke awal halaman berikutnya
CTRL+PAGE UP Pindah ke awal halaman sebelumnya
CTRL+END Pindah ke akhir dokumen
CTRL+HOME Pindah ke awal dokumen

Berhubungan Dengan Pergerakan Pada table

Daftar Shortcut 
Shorcut Fungsi
TAB Pindah satu sel ke kanan (dalam tabel)
SHIFT+TAB Pindah satu sel ke kiri (dalam tabel)
ALT+HOME Pindah ke sel paling kiri (dalam tabel)
ALT+END Pindah ke sel paling kiri (dalam tabel)
ALT+PAGE UP Pindah ke sel paling atas dalam satu kolom (dalam tabel)

Berhubungan dengan teks dan paragraft

Daftar Shortcut 
Shorcut Fungsi
ALT+PAGE DOWN Pindah ke sel paling bawah dalam satu kolom (dalam tabel)
CTRL+SHIFT+C Meng-copy / menduplikat format dari teks (Ingat!, bukan tulisannya melainkan formatnya. Misalnya : ukuran dan jenis huruf, jarak spasi antar baris, dsb)
CTRL+SHIFT+V Menyisipkan format teks setelah di CTRL+SHIFT+C
CTRL+SHIFT+F Merubah jenis huruf
CTRL+SHIFT+P Merubah ukuran huruf
CTRL+SHIFT+> Memperbesar ukuran huruf
CTRL+SHIFT+< Memperkecil ukuran huruf
CTRL+] Memperbesar ukuran huruf 1 poin
CTRL+[ Memperkecil ukuran huruf 1 poin
CTRL+D Mengubah format huruf. Ini akan memunculkan kotak dialog yang berkaitan dengan pemformatan huruf secara lengkap.
SHIFT+F3 Mengubah efek-efek pada teks. Untuk kembali ke efek yang semula, cukup tekan lagi SHIFT+F3 sampai kembali ke semula
CTRL+SHIFT+A Mem-format teks menjadi huruf kapital semuanya
CTRL+B Menebalkan teks. Contoh: Ini tebal
CTRL+U enambahkan garis bawah. Contoh: ini garis bawah
CTRL+SHIFT+W Menambahkan garis bawah hanya pada teksnya saja, bukan pada spasi antar kata. Contoh: ini garis bawah
CTRL+SHIFT+D Menambahkan garis bawah dobel. Contoh: ini garis bawah
CTRL+SHIFT+H Memformat teks menjadi tidak terlihat (hilang). Untuk melihat teks yang diformat hilang, kllik menu Tools, Options, lalu pada tab View, perhatikan bagian Formatting marks, berikan tanda cek pada opsi All, lalu klik tombol OK.
CTRL+I Memiringkan teks. Contoh: ini miring
CTRL+SHIFT+K Memformat teks menjadi huruf kecil semuanya
CTRL + = (tanda sama dengan) Menempatkan teks pada posisi pangkat bawah. Contoh: H2O
CTRL + SHIFT + + (tanda tambah) Menempatkan teks pada posisi pangkat atas. Contoh: 52 = 25
CTRL+SPACEBAR (tombol spasi) Menghilangkan format yang telah di lakukan
CTRL+SHIFT+Q Mengubah teks menjadi berjenis huruf simbol
CTRL + SHIFT + * Menampilkan huruf-huruf yang tidak terlihat atau yang tidak dapat dicetak
SHIFT+F1 lalu klik pada teks yang ingin dilihat formatnya Menampilkan detail format yang diberlakukan pada teks (Reveal Formatting)
CTRL+1 Menerapkan jarak antar baris 1 spasi
CTRL+2 Menerapkan jarak antar baris 2 spasi
CTRL+5 Menerapkan jarak antar baris 1.5 spasi
CTRL+0 Menambahkan/menghilangkan jarak 1 spasi pada awal paragraf
CTRL+E Membuat teks menjadi rata tengah
CTRL+J Membuat teks menjadi rata kiri dan kanan
CTRL+L Membuat teks menjadi rata kiri
CTRL+R Membuat teks menjadi rata kanan
CTRL+M Menambah margin pada sebelah kiri
CTRL+SHIFT+M Menghilangkan tambahan margin kiri setelah di CTRL+M
CTRL+T Menambahkan indent menggantung
CTRL+SHIFT+T Mengurangi jarak indent menggantung
CTRL+Q Menghilangkan semua format yang telah dilakukan sehingga menjadi biasa / tanpa pemformatan
CTRL+SHIFT+S Mengubah style teks
ALT+CTRL+K Memulai AutoFormat
CTRL+SHIFT+N Menerapkan style Normal
ALT+CTRL+1 Menerapkan style Heading 1
ALT+CTRL+2 Menerapkan style Heading 2
ALT+CTRL+3 Menerapkan style Heading 3
CTRL+SHIFT+L Menerapkan style List / daftar

Berhubungan dengan mail merge

Daftar Shortcut 
Shorcut Fungsi
ALT+SHIFT+K Menampilkan sebuah mail merge
ALT+SHIFT+N Menggabungkan dokumen
ALT+SHIFT+E Mengedit data dokumen mail merge
ALT+SHIFT+F Memasukkan sebuah field mail merge
ALT+SHIFT+D Memasukkan field tanggal (Date)
ALT+CTRL+L Memasukkan field daftar (List)
ALT+SHIFT+P Memasukkan field nomor halaman
ALT+SHIFT+T Memasukkan field waktu (jam / Time)
CTRL+F9 Memasukkan field kosong
CTRL+SHIFT+F7 Mengupdate informasi-informasi yang saling berkaitan di dalam dokumen sumber sebuah mail merge
F9 Mengupdate field yang sedang ditunjuk kursor saat itu
CTRL+SHIFT+F9 Menghilangkan hubungan sebuah link
SHIFT+F9 Melihat sebuah field dengan hasilnya (secara bergantian)
ALT+F9 Melihat semua field beserta hasilnya (secara bergantian)
ALT+SHIFT+F9 Menjalankan GOTOBUTTON atau MACROBUTTON dari field yang sedang dilihat hasilnya
F11 Pindah ke field berikutnya
SHIFT+F11 Pindah ke field sebelumnya
CTRL+F11 Mengunci field
CTRL+SHIFT+F11 Membuka /menghilangkan kunci field yang terkunci

Shortcut mengunakan Tombol Fungsi ( F1 , F2, dll )

Daftar Shortcut 
Shorcut Fungsi
F1 Membuka panduan Microsoft Word
F2 Memindahkan teks atau gambar. Caranya: pilih dulu (sorot) teks yg akan dipindahkan, lalu tekan F2, lalu klik pada posisi dimana teks tersebut akan dipindahkan, lalu tekan ENTER.
F3 Memasukkan AutoText
F4 Mengulangi proses / pengetikan yang terakhir dilakukan
F5 Menuju ke frame / panel berikutnya
F6 Membuka kotak dialog Spelling and Grammar
F7 Menghidupkan mode penyorotan, yaitu menyorot teks tanpa menggunakan tombol SHIFT.
F8 Mengupdate field yang dipilih / disorot
F9 Mengaktifkan bar menu untuk diakses oleh keyboard
F10 Mengaktifkan bar menu untuk diakses oleh keyboard
F11 Menuju ke field berikutnya
F12 Menyimpan dokumen dengan nama baru. Ini sama dengan meng-klik menu File, Save As.

Shortcut tombol Fungsi yang mengunakan tambahan Ctrl

<
Daftar Shortcut 
Shorcut Fungsi
Ctrl+F1 Menampilkan atau menyembuyikan Ribbon
CTRL+F2 Pindah ke tampilan print preview atau sebaliknya ke tampilan standar
CTRL+F3 Mengambil teks untuk Autotext
CTRL+F4 Menutup jendela dokumen (sekaligus menutup dokumen)
CTRL+F5 Mengembalikan (restore) ukuran jendela dokumen setelah di maximize
CTRL+F6 Pindah ke dokumen lain (jika membuka lebih dari satu file dokumen Word)
CTRL+F7 Menjalankan perintah Move (shortcut untuk title bar)
CTRL+F8 Menjalankan perintah Size (shortcut untuk title bar)
CTRL+F9 Membuat sebuah field untuk karakter spesial (simbol)
CTRL+F10 Membuat jendela Microsoft Word menjadi berukuran Maximize
CTRL+F11 Mengunci field pada mail merge
CTRL+F12 Membuka file dokumen Word. Ini sama dengan mengklik menu File, Open.

Shortcut tombol Fungsi yang mengunakan tambahan Shift

Daftar Shortcut 
Shorcut Fungsi
SHIFT+F1 Menampilkan detail format yang diberlakukan pada teks (Reveal Formatting)
SHIFT+F2 Menduplikat (copy) teks
SHIFT+F3 Mengubah efek-efek pada teks. Untuk kembali ke efek yang semula, cukup tekan lagi SHIFT+F3 sampai kembali ke semula
SHIFT+F4 Mengulangi /melanjutkan proses pencarian Find atau GoTo
SHIFT+F5 Meletakkan kursor pada posisi teks yang terakhir kali dilakukan perubahan
SHIFT+F6 Menuju ke frame / panel sebelumnya
SHIFT+F7 Membuka kotak dialog Thesaurus
SHIFT+F8 Menghilangkan tanda penyorotan / seleksi
SHIFT+F9 Melihat sebuah field dengan hasilnya (secara bergantian)
SHIFT+F10 Memperlihatkan menu klik kanan pada posisi kursor
SHIFT+F11 Pindah ke field sebelumnya
SHIFT+F12 Menyimpan dokumen. Ini sama dengan mengklik menu File, Save

Shortcut tombol Fungsi yang mengunakan tambahan Ctrl + Shift

Daftar Shortcut 
Shorcut Fungsi
CTRL+SHIFT+F3 Menuliskan isi dari Spike (entry AutoText spesial)
CTRL+SHIFT+F5 Mengedit bookmark. (membuka kotak dialog bookmark)
CTRL+SHIFT+F6 Pindah ke jendela dokumen yang lain (jika pada saat bersamaan, membuka lebih dari satu file Word)
CTRL+SHIFT+F7 Mengupdate informasi-informasi yang saling berkaitan di dalam dokumen sumber sebuah mail merge
CTRL+SHIFT+F8+tombol panah Menyorot teks secara vertikal
CTRL+SHIFT+F9 Menghilangkan hubungan sebuah link
CTRL+SHIFT+F11 Membuka /menghilangkan kunci field yang terkunci
CTRL+SHIFT+F12 Membuka kotak dialog Print. Sama dengan CTRL+P

Shortcut tombol Fungsi yang mengunakan tambahan Alt

Daftar Shortcut 
Shorcut Fungsi
ALT+F1 Meletakkan kursor pada field berikutnya. Field di sini bisa berupa teks yang mengandung link, ataupun teks-teks tertentu lainnya
ALT+F3 Membuat sebuah entry AutoText
ALT+F4 Keluar dari program aplikasi Microsoft Word
ALT+F5 Mengembalikan ukuran jendela Microsoft Word jika sedang maximize.
ALT+F7 Mencari kesalahan dalam penulisan. Ini bisa berfungsi jika kotak cek “Check spelling as you type” diaktifkan. (lihat di menu Tools, Options, klik tab Spelling & Grammar)
ALT+F8 Menjalankan sebuah macro.
ALT+F9 Melihat semua field beserta hasilnya (secara bergantian)
ALT+F10 Memaksimalkan (maximize) tampilan jendela program Microsoft Word
ALT+F11 Menampilkan jendela penulisan kode Microsoft Visual Basic

Shortcut tombol Fungsi yang mengunakan tambahan Ctrl + Alt

ini judul spoiler
Shorcut Fungsi
CTRL+ALT+F1 Menampilkan informasi mengenai komputer yang sedang digunakan.
CTRL+ALT+F2 Membuka file dokumen Word. Ini sama dengan meng-klik menu File, lalu Open

Shortcut tombol Fungsi yang mengunakan tambahan Shift + Alt

Daftar Shortcut 
Shorcut Fungsi
ALT+SHIFT+F1 Menampilkan informasi mengenai komputer yang sedang digunakan.
ALT+SHIFT+F2 Membuka file dokumen Word. Ini sama dengan meng-klik menu File, lalu Open
ALT+SHIFT+F9 Menjalankan GOTOBUTTON atau MACROBUTTON dari field yang sedang dilihat hasilnya
ALT+SHIFT+F10 Menampilkan menu atau pesan untuk smart tag.
ALT+SHIFT+F11 Menjalankan Microsoft Script Editor
Harap diperhatikan, daftar tombol shorcut yang dijelaskan pada tulisan ini diambil dari dokumentasi Microsoft Word 2003, jadi kemungkinan akan menemukan beberapa shorcut yang tidak berfungsi sebagaimana yang dijelaskan. Namun tidak perlu kecewa, karena kebanyakan shorcut-shorcut yang dijelaskan di tulisan ini berlaku di semua versi Microsoft Word. dan kamu bisa juga baca secara offline dengan mendownload ebook nya dengan klik link dibawah ini.
Nah, semoga tulisan ini bisa bermanfaat dan selamat mencoba. oya apabila ada tembahan berupa komentar , pertanyaan dan saran bisa teman tulis di kotak komentar.nndwn